
“Kami berharap APBD 2025 dapat mendorong kemandirian ekonomi, meningkatkan daya saing, serta mengatasi kemiskinan, pelestarian lingkungan, penanggulangan bencana, penataan ruang, pariwisata, budaya, dan pembangunan infrastruktur,” kata Bayek.
Fraksi Golkar juga menekankan pentingnya Pemko Medan dalam menggali sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD) melalui inovasi dan terobosan yang tidak memberatkan masyarakat. “Kami meminta OPD pengguna anggaran untuk melakukan penyerapan anggaran secara proporsional dan kontinu. Evaluasi kinerja OPD harus dilakukan secara profesional dengan mempertimbangkan kemampuan aparatur sesuai bidangnya,” lanjut Bayek.
Bayek memberikan apresiasi kepada Pemko Medan atas kenaikan pendapatan daerah dan optimis bahwa peningkatan ini akan berlanjut. Namun, ia mengingatkan agar pengurangan atau pergeseran anggaran tidak mengganggu kualitas pelayanan publik yang langsung dirasakan masyarakat. “Pengurangan anggaran harus dilakukan dengan efisiensi dan efektifitas yang tinggi,” ujarnya.





