
Dinas Kesehatan juga diharapkan mengoptimalisasi RSU Pringadi sebagai kawasan medical tourism dan memberikan perhatian pada RSUD Jafar di kawasan Utara. “Anggaran Dinas Pendidikan harus memprioritaskan pemerataan pendidikan dan menyediakan beasiswa bagi siswa serta mahasiswa yang kurang mampu,” katanya.
Fraksi PAN juga meminta Dinas Tenaga Kerja memperbanyak pelatihan dan job fair untuk membuka peluang kerja. “Pemko Medan harus lebih fokus pada antisipasi dan penanganan banjir yang masih menjadi masalah utama bagi masyarakat,” tegasnya.
Fraksi PAN sepakat dengan pengesahan Ranperda RAPBD TA 2025 dengan rincian pendapatan daerah Rp7.444.018.751.179, belanja daerah Rp7.414.018.751, pembiayaan penerimaan daerah Rp70.000.000.000, dan pembiayaan pengeluaran Rp100.000.000.000.
Pendapat Fraksi Partai Golkar
Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Medan, melalui H Mulia Asri Rambe, atau yang akrab disapa Bayek, menyoroti penanganan banjir sebagai isu utama dalam pendapat mereka tentang RAPBD 2025. Fraksi Golkar berharap Pemko Medan dapat menunjukkan keseriusan dalam menangani masalah banjir melalui program-program yang signifikan dan efektif.





