Hukum

Kasus Penganiayaan di Binjai: Diduga Libatkan Oknum Polisi dan Lurah, Tim Advokasi PASTI Bobby Sumut Hadirkan 3 Saksi di Polrestabes Medan

×

Kasus Penganiayaan di Binjai: Diduga Libatkan Oknum Polisi dan Lurah, Tim Advokasi PASTI Bobby Sumut Hadirkan 3 Saksi di Polrestabes Medan

Sebarkan artikel ini
Ketua Tim Advokasi Hukum PASTI Bobby Sumut, Dr. Muhammad Sa’i Rangkuti, SH, MH, bersama dua rekannya, Anggi Puspita Sari Nasution, SH dan Azmy Azhar Saragih, SH, hadir di Polrestabes Medan untuk saat usai mendampingi para saksi di Polrestabes Medan, Selasa (22/10/2024). (seputaranindonesia.com/Foto: Aris).

Medan, seputaranIndonesia.com – Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang warga Kota Binjai, yang diduga melibatkan oknum polisi dan lurah, semakin mendapatkan sorotan. Pada Selasa (22/10/2024), Tim Advokasi Hukum Pendukung Sejati (PASTI) Bobby Sumatera Utara menghadirkan tiga saksi di Polrestabes Medan untuk memberikan keterangan penting terkait perkara tersebut.

Kasus ini bermula dari laporan polisi dengan nomor: LP/B/1917/VII/2024/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 8 Juli 2024. Rais Putra, seorang wiraswasta berusia 65 tahun asal Binjai, menjadi pelapor dalam insiden pengeroyokan yang terjadi pada 24 Juni 2024 di Marindal Satu, Deli Serdang. Berdasarkan laporannya, Rais Putra mengaku dianiaya oleh empat terlapor, termasuk IB, AG, FA, dan beberapa lainnya.

Dalam upaya mendampingi Rais Putra, Ketua Tim Advokasi PASTI Bobby Sumut, Dr. Muhammad Sa’i Rangkuti, SH, MH, hadir bersama rekannya, Anggi Puspita Sari Nasution, SH, dan Azmy Azhar Saragih, SH. Seusai para saksi memberikan keterangan, tim advokasi ini menggelar konferensi pers di depan kantor Satreskrim Polrestabes Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *