Berita Utama

Karhutla 2026 Meluas, Dr. M. Sa’i Rangkuti Apresiasi Respons Cepat Presiden Prabowo dan Dorong Penegakan Hukum

×

Karhutla 2026 Meluas, Dr. M. Sa’i Rangkuti Apresiasi Respons Cepat Presiden Prabowo dan Dorong Penegakan Hukum

Sebarkan artikel ini

Praktisi hukum Dr. M. Sa’i Rangkuti menilai penanganan karhutla harus berjalan bersamaan antara pemadaman, perlindungan masyarakat, pencegahan, dan penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melanggar.

Dr. M. Sa’i Rangkuti, S.H., M.H. mengimbau masyarakat menjaga lingkungan dan memohon perlindungan Allah SWT dari berbagai bencana dan marabahaya di Medan, Senin (25/8/2026). (seputaranindonesia.com/Foto: Ist)

Riau Jadi Salah Satu Titik Perhatian

Riau menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam penanganan karhutla. Berdasarkan data pemerintah yang tercantum dalam bahan berita, luas lahan terdampak karhutla di Riau pada periode Januari hingga Agustus 2026 mencapai sekitar 16.277,50 hektare.

Pemerintah juga menyebut ribuan titik panas sempat terdeteksi di wilayah tersebut dan penanganan yang dilakukan berhasil menekan jumlah titik api secara signifikan.

Kunjungan langsung Presiden Prabowo ke Riau untuk memantau penanganan karhutla dinilai Sa’i menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menghadapi persoalan tersebut.

“Pak Presiden turun langsung melihat kondisi di lapangan menunjukkan bahwa negara hadir. Ini tentu harus kita apresiasi. Tetapi setelah api berhasil dikendalikan, kita juga harus memastikan penyebab kebakaran ditelusuri dan apabila ada unsur pidana, pelakunya harus diproses,” tegasnya.

Dalam penanganan karhutla di Riau, Kementerian Lingkungan Hidup juga menyatakan kondisi relatif terkendali melalui sinergi pemerintah pusat, aparat keamanan, pemerintah daerah dan masyarakat.

Upaya pencegahan antara lain dilakukan melalui pembangunan sekat kanal dan embung air, patroli terpadu serta penguatan sistem peringatan dini.

Delapan Orang Jadi Tersangka di Jambi

Ancaman karhutla juga masih menjadi perhatian di Jambi. Pemerintah menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), sementara pemantauan dan pemadaman terus dilakukan di sejumlah lokasi.