“Nanti saya kira Pak Waruwu kalau nanti enggak jadi lagi langsung ke lapangan aja dekat di sini ya. Langsung Pak Hutapea nanti sama orang PU ke lapangan supaya langsung dilihat.”
Ia menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus memperhatikan status kepemilikan lahan dan fungsi jalan yang digunakan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Godfried juga merespons permintaan bantuan bagi rumah ibadah. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya telah menyalurkan anggaran sebesar Rp500 juta untuk mendukung renovasi dan pembangunan rumah ibadah melalui mekanisme yang berlaku.
Selain itu, ia turut menyoroti persoalan sampah yang banyak dikeluhkan warga. Menurutnya, salah satu solusi yang akan diusulkan adalah penempatan kontainer atau bak penampungan sampah sementara (TPS) di kawasan Jalan Dame.
“Saya telepon Ibu Melvin Kadis DLH biar ditempatkan satu di sini ya di Gang Damai satu tanker untuk khusus TPS pengganti TPS.”
Godfried berharap keberadaan tempat penampungan tersebut dapat mengurangi praktik pembuangan sampah sembarangan sekaligus mempermudah proses pengangkutan oleh petugas kebersihan.
Terkait drainase yang tersumbat, ia meminta masyarakat memberikan informasi titik lokasi secara rinci agar petugas P3SU maupun Dinas SDABMBK dapat segera melakukan pembersihan.













