Hukum

Sinabung Erupsi, Polda Sumut Kerahkan 100 Personel Brimob dan Peralatan Pendukung

×

Sinabung Erupsi, Polda Sumut Kerahkan 100 Personel Brimob dan Peralatan Pendukung

Sebarkan artikel ini

Kolom erupsi mencapai 3,5 kilometer, sejumlah desa di Karo terdampak hujan abu tipis; warga dan wisatawan diminta menjauhi zona bahaya.

Personel Satbrimob Polda Sumut mengikuti apel kesiapsiagaan sebelum bergerak menuju wilayah Kabupaten Karo untuk mengantisipasi dampak erupsi Gunung Sinabung, Senin (31/8/2026). (seputaranindonesia.com/ist)

Satu SSK berjumlah sekitar 100 personel tersebut dipimpin Danyon A Pelopor Kompol Abdul Holid, S.Sos., M.H.

Tidak hanya mengandalkan kekuatan personel, berbagai perlengkapan turut dipersiapkan. Di antaranya kendaraan operasional, mobil repeater, truk angkut, kendaraan dapur lapangan, water treatment, sepeda motor, tenda pleton, helm, sepatu boot, perlengkapan kebersihan, alat komunikasi dan drone.

Sementara di Kabupaten Karo, sekitar 100 personel Polres Tanah Karo juga disiagakan. Mereka ditugaskan melakukan pemantauan sekaligus mendukung pengamanan masyarakat di kawasan sekitar Gunung Sinabung.

Koordinasi juga dilakukan bersama unsur Forkopimca dan pemerintah desa. Informasi mengenai perkembangan aktivitas gunung api diperoleh melalui Pos Pengamatan Gunung Api PVMBG di Desa Ndokum Siroga.

Masyarakat Diminta Tak Masuk Zona Berbahaya

Aparat mengingatkan masyarakat, wisatawan maupun pelaku kegiatan wisata agar tidak mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya.

Warga juga diminta meninggalkan area yang masuk kawasan rawan apabila terdapat arahan evakuasi atau rekomendasi dari petugas. Masyarakat diingatkan agar memperoleh informasi hanya dari sumber resmi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.