Anggaran ini dialokasikan secara terukur untuk memperlancar dan mensubsidi jalur distribusi logistik, memperkuat cadangan pangan pemerintah daerah, menggelar operasi pasar secara berkala guna mengintervensi harga saat terjadi lonjakan, serta sinergi pembiayaan bersama Bulog dan BUMD pangan.
”Saya sangat mengapresiasi Kota Medan yang komitmen anggarannya nomor dua tertinggi. Ini bukti bahwa kepala daerahnya, meski masih muda dan berlatar belakang modern, memiliki kepedulian luar biasa terhadap urusan isi meja makan warganya,” puji Bima Arya yang menilai Rico Waas sebagai pemimpin daerah yang visioner. (Red/Rel).













