Medan, seputaranindonesia.com – Pemerintah Kota Medan menjatuhkan hukuman disiplin berat kepada dua pejabat kewilayahan, yakni Camat Medan Timur Fernanda, S.S.T.P., dan Lurah Aur Efrin Hadi Syahputra Hasibuan, S.A.P., M.T.
Keputusan tersebut ditetapkan Wali Kota Medan pada 31 Agustus 2026 setelah proses pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran disiplin terhadap keduanya dinyatakan selesai melalui mekanisme yang berlaku.
Hukuman yang diberikan bukan berupa pemberhentian sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), melainkan pembebasan dari jabatan untuk kemudian ditempatkan sebagai Jabatan Pelaksana selama 12 bulan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan, Subhan Fajri Harahap, S.STP., M.AP., membenarkan adanya keputusan tersebut.
“Benar, pada tanggal 31 Agustus 2026 Wali Kota Medan telah menetapkan keputusan penjatuhan hukuman disiplin berat kepada Saudara Fernanda dan Saudara Efrin Hadi Syahputra Hasibuan. Saudara Fernanda berdasarkan Keputusan Wali Kota Medan Nomor 800.1.6.2/1397.K, sedangkan Saudara Efrin berdasarkan Keputusan Wali Kota Medan Nomor 800.1.6.2/1398.K. Keduanya dijatuhi hukuman disiplin berat berupa pembebasan dari jabatannya menjadi Jabatan Pelaksana selama 12 bulan,” ujar Subhan.













