MEDAN, seputaranindonesia.com – Penyelidikan insiden ledakan yang menghancurkan sebuah rumah di Kompleks Grand Polonia, Kota Medan, terus berkembang. Hasil pemeriksaan ilmiah yang dilakukan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara mengungkapkan bahwa ledakan dipicu oleh akumulasi gas metana (CH4) yang terperangkap di dalam bangunan sebelum akhirnya tersulut.
Meski penyebab ledakan mulai teridentifikasi, penyidik masih melanjutkan serangkaian pemeriksaan teknis. Tim gabungan kepolisian dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) saat ini masih melakukan leak test atau uji kebocoran pada jaringan pipa guna memastikan lokasi pasti sumber kebocoran yang mengakibatkan penumpukan gas tersebut.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan, menyampaikan hasil analisis Laboratorium Forensik telah memastikan adanya kandungan gas metana di lokasi kejadian.
“Hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik menunjukkan adanya gas metana (CH4). Gas tersebut terakumulasi di dalam ruangan dan kemudian terjadi penyulutan yang mengakibatkan ledakan,” ujar Kombes Pol. Ferry Walintukan, Jumat (24/7/2026).













