Sajam Diduga Disiapkan untuk Tawuran
Dalam penindakan tersebut, polisi menemukan sejumlah senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran.
Jenis barang yang diamankan cukup beragam, mulai dari celurit panjang, parang atau pedang, hingga pisau belati. Polisi juga menemukan senjata tajam yang telah dimodifikasi menyerupai gergaji berkait dan dipasang pada ujung galah atau tongkat berukuran panjang.
Temuan tersebut menjadi perhatian karena patroli kepolisian dilakukan sebelum aksi tawuran yang diduga direncanakan benar-benar terjadi.
Kapolres Asahan menegaskan, kehadiran polisi di lapangan tidak hanya berorientasi pada penindakan. Menurutnya, pendekatan pencegahan, edukasi, dan pembinaan tetap menjadi bagian penting dalam menjaga generasi muda agar tidak terlibat perilaku yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
“Kehadiran kita harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Jaga sikap, etika dan keselamatan dalam bertugas. Kita cegah gangguan Kamtibmas sedini mungkin,” pesan Kapolres.
Orang Tua Diminta Awasi Aktivitas Anak
Polres Asahan juga meminta orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, khususnya pada malam hingga dini hari.
Kepolisian menilai keluarga memiliki peran penting dalam mencegah anak terlibat dalam tawuran, geng motor maupun berbagai bentuk kejahatan jalanan.
Kegiatan KRYD berakhir sekitar pukul 03.18 WIB dengan situasi keamanan yang dilaporkan tetap aman dan kondusif.
Polres Asahan menyatakan patroli serupa akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan Kamtibmas. Pendekatan persuasif dan humanis tetap dikedepankan, namun tindakan tegas akan dilakukan apabila petugas menemukan pelanggaran atau tindak pidana.













