Sumatera Utara

Polemik Jembatan Rp397 Juta di Pancur Batu Kian Memanas, Penggunaan Struktur Lama Dipertanyakan Warga

×

Polemik Jembatan Rp397 Juta di Pancur Batu Kian Memanas, Penggunaan Struktur Lama Dipertanyakan Warga

Sebarkan artikel ini

Kontraktor Mengakui Konstruksi Baru Dibangun di Atas Jembatan Lama, Masyarakat Mendesak Pemerintah Turun Melakukan Pemeriksaan Teknis

Lokasi pembangunan jembatan pelat beton senilai Rp397 juta di Desa Baru, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, tampak menjadi perhatian warga yang melakukan pengecekan dan mempertanyakan proses pelaksanaan pekerjaan, Senin (3/8/2026). (seputaranindonesia.com/Foto: Ist).

“Saat usulan akhirnya dikabulkan Pemkab Deli Serdang, warga sempat bersyukur. Tapi harapan itu langsung mati saat melihat hasilnya, kerjaan asal-asalan yang akan menimbulkan kekecewaan di belakang hari,” ujar Evadison.

Ia menegaskan masyarakat mendukung pembangunan infrastruktur, namun menginginkan kualitas pekerjaan yang benar-benar dapat dipertanggungjawabkan mengingat jembatan tersebut menjadi jalur penting bagi mobilitas warga dan kendaraan pengangkut material.

“Kami minta jembatan yang kokoh, kuat, untuk anak cucu. Bukan jembatan kertas yang 1 tahun langsung hancur. Ini vital bagi kami.”

Warga selanjutnya meminta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Deli Serdang segera melakukan inspeksi lapangan guna memastikan pekerjaan sesuai dokumen perencanaan dan spesifikasi teknis.

Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi dari instansi terkait mengenai alasan teknis penggunaan struktur lama maupun hasil pengawasan terhadap pelaksanaan proyek tersebut.

Sebelumnya, pada Sabtu (1/8/2026), masyarakat Desa Baru menghentikan sementara aktivitas pembangunan pelat beton di ruas Jalan Pancur Batu–Durin Tonggal sebagai bentuk protes terhadap pelaksanaan proyek yang dinilai belum sesuai harapan.