Petugas selanjutnya menyerahkan para remaja dan barang bukti ke Polsek Medan Barat untuk proses pendataan serta penanganan lanjutan.
Selain penindakan, personel Brimob turut melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi warga dan kelompok pemuda yang masih berkegiatan pada malam hari. Dari komunikasi tersebut, aparat memperoleh sejumlah informasi mengenai titik yang kerap dijadikan lokasi konvoi liar, keributan hingga tawuran.
Danyon A Pelopor Kompol Mukhtar I. Kadoli, S.I.K., M.H., mewakili Dansat Brimob Polda Sumut, mengungkapkan patroli yang dilakukan tidak hanya menitikberatkan pada aspek penegakan hukum, tetapi juga langkah pencegahan melalui pendekatan humanis kepada masyarakat.
Ia menilai keberadaan personel di lapangan pada waktu dini hari dapat memberikan rasa aman sekaligus meminimalkan potensi gangguan kamtibmas sebelum berkembang lebih luas.
“Keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, patroli intensif akan terus digelar di sejumlah titik rawan guna menekan aksi tawuran, balap liar, dan berbagai bentuk kriminalitas jalanan lainnya di Kota Medan.













