Dialog berlangsung santai dan interaktif. Rico Waas menggali pandangan para peserta sekaligus memberikan motivasi agar generasi muda menjadi agen perubahan di daerah masing-masing. Menurutnya, setiap kota memiliki karakter dan keunikan yang menjadi kekayaan bangsa sehingga harus dijaga dan dibanggakan.
“Setiap kota punya keunikan sendiri. Itu adalah kekayaan dan menjadi kebanggaan kita,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Rico Waas juga mengajak para pemuda berperan aktif dalam mitigasi bencana, khususnya penanganan banjir. Menurutnya, membangun kota yang tangguh tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran sejak dini, mulai dari tidak membuang sampah sembarangan, menjaga lingkungan, hingga memahami prosedur keselamatan saat terjadi bencana.
“Permasalahan tentang bencana tidak bisa diselesaikan sendirian. Kita harus membangun sistem bersama-sama dan sama-sama peduli, mulai dari tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak lingkungan, sampai memahami apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana,” ungkap Rico Waas.













