Berita Utama

Rico Waas Ungkap Pengalaman Banjir Besar Medan, Jadikan Dasar Bangun Kota Tangguh Bersama Pemuda

×

Rico Waas Ungkap Pengalaman Banjir Besar Medan, Jadikan Dasar Bangun Kota Tangguh Bersama Pemuda

Sebarkan artikel ini

Melalui Youth City Changers APEKSI 2026, Pemko Medan mendorong kolaborasi, gotong royong, dan keterlibatan relawan serta generasi muda dalam pemulihan dan mitigasi bencana.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat membuka kegiatan Youth City Changers (YCC) APEKSI 2026 di Hotel Le Polonia Medan yang diikuti ratusan pemuda dari berbagai kota di Indonesia. Medan, Minggu (28/6/2026). (seputaranindonesia.com/ist)

“Pemerintah tidak bisa sendirian. Kita harus merangkul semua pihak untuk bersama-sama membenahi kota. Dan yang paling penting, kita butuh peran relawan serta anak-anak muda,” tegasnya.

Rico Waas pun membakar semangat para peserta Youth City Changers agar menjadi generasi yang adaptif, peduli, dan siap menjadi solusi atas tantangan perkotaan di masa depan.

“Kalau bangsa kita ingin kuat, maka kita harus saling menguatkan. Kota dengan kabupaten, kota dengan kota lainnya, semuanya harus kompak. Anak muda harus menjadi bagian penting dari perubahan itu,” pungkasnya.

Menurut Rico Waas ketangguhan sebuah kota tidak hanya diuji saat bencana datang, melainkan bagaimana kota tersebut mampu bangkit (recover) pasca-bencana. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak dapat berjalan sendiri dalam menyelesaikan masalah kompleks seperti ini.

Dijelaskan Rico Waas, ada tiga pilar utama untuk membangun kota yang tangguh, yaitu mitigasi dan penanganan pasca-bencana yang terintegrasi, semangat gotong royong, serta peran aktif dari para relawan dan generasi muda.
“Kita butuh peran dari para relawan dan juga anak-anak muda. Hari ini, mari kita bicara banyak tentang bagaimana membangun kota yang tangguh, dan menjadikan anak muda tangguh sebagai masa depan Indonesia,” serunya yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan dari seluruh delegasi.