“Sebagai bangsa yang majemuk, Pancasila adalah payung yang menyatukan kita semua. Jika nilai-nilainya diamalkan secara konsisten, maka Indonesia akan tetap kokoh dan bermartabat di mata dunia,” tambahnya.
Sebagai akademisi dan praktisi hukum, Sa’i juga menekankan pentingnya implementasi Pancasila dalam penegakan hukum yang berkeadilan. Ia berharap aparat penegak hukum, lembaga negara, hingga masyarakat dapat menjadikan Pancasila sebagai pedoman utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
“Penegakan hukum tidak boleh lepas dari nilai keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila. Inilah fondasi yang akan menjaga demokrasi kita tetap sehat dan beradab,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus mempelajari, memahami, dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, generasi muda adalah garda terdepan menjaga keutuhan bangsa di tengah derasnya arus informasi dan pengaruh budaya luar.
“Anak muda Indonesia harus bangga dengan Pancasila. Jangan sampai kita tercerabut dari akar jati diri bangsa. Justru dengan Pancasila, kita bisa berkompetisi di tingkat global tanpa kehilangan identitas kebangsaan,” pungkas Sa’i Rangkuti.













