Hukum

Dr. Muhammad Sa’i Rangkuti Wujudkan Perdamaian: Restorative Justice Selesaikan Kasus Penganiayaan Muhammad Rezeki Nasution dan Anto Cs

×

Dr. Muhammad Sa’i Rangkuti Wujudkan Perdamaian: Restorative Justice Selesaikan Kasus Penganiayaan Muhammad Rezeki Nasution dan Anto Cs

Sebarkan artikel ini
Suasana perdamaian antara Muhammad Rezeki Nasution dengan Anto Cs didampingi Ketua Tim Advokasi Hukum Pasti Bobby Sumut, Dr Muhammad Sa'i Rangkuti, SH., MH di Medan (18/11/2024). (seputaranindonesia.com/Foto: ist).

Medan, seputaranindonesia.com – Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan Muhammad Rezeki Nasution sebagai pelapor dan Anto Cs sebagai terlapor akhirnya menemukan solusi damai melalui pendekatan Restorative Justice. Dengan peran aktif Ketua Tim Advokasi Pasti Bobby Sumut, Dr. Muhammad Sa’i Rangkuti, SH., MH, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan konflik secara kekeluargaan.

Kesepakatan ini menjadi angin segar dalam penyelesaian konflik hukum, mengedepankan prinsip keadilan dan harmoni masyarakat. Surat Kesepakatan Perdamaian yang ditandatangani pada 18 November 2024, di Medan, menjadi bukti konkret keberhasilan pendekatan ini.

Latar Belakang Kasus

Kasus ini bermula dari laporan dugaan penganiayaan yang tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) nomor STTLP/B/1394. Insiden tersebut terjadi pada 31 Agustus 2024, di Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Tindakan pidana yang dilaporkan mengacu pada Pasal 351 Jo 170 KUHP.

Namun, dengan pendekatan humanis dan efisiensi hukum, proses ini berhasil diselesaikan tanpa harus melalui meja hijau.

Pernyataan Dr. Muhammad Sa’i Rangkuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *