Medan, seputaranindonesia.com – Upaya Unit Resmob Polrestabes Medan mengungkap kasus pencurian sepeda motor berkembang ke dugaan rencana pelarian ke luar negeri. M Satria Bate’e, yang telah diamankan polisi, disebut sempat mempersiapkan keberangkatannya keluar Indonesia setelah mengetahui dirinya tengah diburu.
Kanit Resmob Polrestabes Medan Iptu Ramadhani Bimo Setiadi mengatakan, tersangka disebut telah menyiapkan sejumlah kebutuhan untuk meninggalkan Indonesia. Rencana tersebut bahkan disebut akan dilakukan pada awal September 2026.
“Pelaku ini sudah menyadari lagi kita buru. Dia berencana untuk kabur ke luar negeri dan sudah mempersiapkan semuanya,” kata Bimo, Minggu (30/8/2026).
Menurut Bimo, paspor dan tiket pesawat menjadi bagian dari persiapan yang telah dilakukan Satria. Namun, rencana tersebut tidak terlaksana setelah polisi menangkapnya di kawasan Jalan Pasar IV, Sei Mencirim, Sabtu (29/8/2026).
Setelah penangkapan, penyidik masih mengembangkan perkara, termasuk menelusuri aliran uang yang disebut berasal dari penjualan sepeda motor yang diduga hasil pencurian.
Dalam pemeriksaan, Satria disebut mengaku menjual dua sepeda motor kepada seorang pria berinisial L. Kedua kendaraan tersebut yakni Honda Scoopy BK 5561 AKW milik Titin Handayani dan Honda Vario BK 4424 AJK milik Wawan Setiawan.













