Karena aksi berlangsung menjelang waktu salat Asar, Bobby mengundang sekitar 10 orang perwakilan massa untuk berdiskusi lebih lanjut di dalam gedung Kantor Gubernur Sumut, agar pembahasan dapat berlangsung lebih jelas dan kondusif.
Dalam pertemuan tersebut, Bobby memastikan surat petisi yang disampaikan masyarakat Sumut akan diteruskan kepada Presiden Republik Indonesia. Ia juga mengajak seluruh pihak, termasuk elemen masyarakat, Polda Sumut, dan Kodam, untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program agar semakin tepat sasaran.
“Surat ini ditujukan langsung kepada Bapak Presiden Republik Indonesia. Kita semua di Sumatera Utara, baik masyarakat penerima manfaat maupun pemerintah daerah, mendoakan hal yang sama agar program pemenuhan gizi anak-anak kita berjalan makin baik ke depannya,” pungkas Bobby.
Sebelumnya, Sekretaris LMP MBG Said Siregar bersama koordinator aksi lainnya membacakan lima poin petisi yang meminta Pemerintah Pusat memastikan Program MBG tetap berlanjut demi mendukung terwujudnya generasi bangsa yang sehat dan cerdas.
“Kami meminta agar makan bergizi ini dapat dilanjutkan, bukan ditutup. Kalau salah BGN-nya, orangnya yang diganti, bukan MBG-nya yang ditutup. Program ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami,” tegas Said Siregar.












