MEDAN, seputaranindonesia.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melantik delapan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut. Dalam arahannya, Bobby menegaskan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) harus menghadirkan program yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pelantikan berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (13/7/2026).
Delapan pejabat yang dilantik masing-masing Chusnul Fanany Sitorus sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Illyan Chandra sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Yuliani Siregar sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Parlindungan Pane sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset dan Sumber Daya Alam, Ady Putra Parlaungan sebagai Kepala Dinas Sosial, Sabar Jaya sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Abu Kosim sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, serta Ade Sofianita sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat.
Dalam sambutannya, Bobby mengatakan sejumlah OPD memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh sebab itu, program yang disusun harus mampu menciptakan nilai tambah bagi perekonomian daerah.
“Bangun program yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan nilai tambah dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Bobby.
Menurutnya, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Sosial, serta Dinas Kelautan dan Perikanan merupakan beberapa perangkat daerah yang memiliki peran penting dalam menggerakkan sektor ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain fokus pada pembangunan ekonomi, Bobby juga meminta seluruh OPD terus melakukan transformasi dan inovasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Pemanfaatan teknologi dan digitalisasi, menurutnya, harus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Saya juga meminta seluruh OPD terus bertransformasi, termasuk melalui digitalisasi pelayanan, sehingga pelayanan publik menjadi lebih mudah, cepat, transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Bobby turut mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjalankan amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab serta mampu membangun sinergi dalam mendukung program pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
“Karena itu, saya minta kepada pejabat yang baru dilantik menjalankan amanah yang sebaik-baiknya di OPD masing-masing,” tambah Bobby.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memperkuat kinerja birokrasi agar mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal sekaligus mempercepat pelaksanaan program-program pembangunan di berbagai sektor.













