Berita Utama

SMA Negeri 1 Matauli Pandan Ukir Sejarah, Bobby Nasution Sebut Jadi Kebanggaan Pendidikan Sumatera Utara

×

SMA Negeri 1 Matauli Pandan Ukir Sejarah, Bobby Nasution Sebut Jadi Kebanggaan Pendidikan Sumatera Utara

Sebarkan artikel ini

Menjadi SMA negeri pertama di Indonesia yang menyelenggarakan International Baccalaureate Diploma Programme, SMA Negeri 1 Matauli Pandan diharapkan menjadi rujukan pendidikan berstandar global dari Sumatera Utara.

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Ketua Dewan Pengawas Yayasan Matauli Fitri Krisnawati Tandjung, Kepala SMA Negeri 1 Matauli Pandan Deden Rachmawan, jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta para siswa berfoto bersama usai audiensi di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Jumat (10/7/2026). (seputaranindonesia.com/ist)

MEDAN, seputaranindonesia.com – Dunia pendidikan Sumatera Utara mencatat prestasi baru setelah SMA Negeri 1 Matauli Pandan resmi memperoleh otorisasi International Baccalaureate (IB) Diploma Programme dan bergabung sebagai bagian dari jaringan IB World School. Pencapaian tersebut menjadikan sekolah itu sebagai SMA negeri pertama di Indonesia yang menyelenggarakan program pendidikan berstandar internasional tersebut.

Prestasi tersebut mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution saat menerima kunjungan Ketua Dewan Pengawas Yayasan Matauli Fitri Krisnawati Tandjung, Kepala SMA Negeri 1 Matauli Pandan Deden Rachmawan, beserta rombongan siswa di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (10/7/2026).

Menurut Bobby, keberhasilan yang diraih SMA Negeri 1 Matauli Pandan merupakan hasil kerja keras seluruh unsur sekolah, yayasan, tenaga pendidik, hingga para siswa yang selama ini terus meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kami yang lahir lebih dahulu belum memiliki kesempatan untuk bersekolah di sekolah dengan sertifikasi IB seperti yang kalian rasakan saat ini. Ini adalah hasil kerja keras yang patut diapresiasi. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Matauli menjadi kebanggaan Sumatera Utara,” ujarnya.

Bobby menilai keberhasilan tersebut menjadi momentum penting bagi peningkatan mutu pendidikan di Sumatera Utara. Ia menyebut perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan terus diperkuat, sejalan dengan komitmen Presiden dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan terus menghadirkan berbagai kebijakan yang mendukung peningkatan mutu pendidikan agar mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Ia berharap SMA Negeri 1 Matauli Pandan dapat menjadi acuan bagi sekolah-sekolah unggulan lainnya di Sumatera Utara melalui tata kelola pendidikan yang memenuhi standar global.

Dalam kesempatan itu, Bobby juga berdialog dengan sejumlah siswa mengenai cita-cita mereka. Para siswa menyampaikan beragam impian, mulai dari menjadi polisi, hakim, ahli pertambangan, hingga ahli nuklir.

Gubernur kemudian memberikan motivasi kepada para pelajar agar terus meningkatkan kemampuan akademik, membangun karakter, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, generasi muda saat ini akan menjadi aktor utama dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maju yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas Yayasan Matauli, Fitri Krisnawati Tandjung, mengatakan keberhasilan memperoleh sertifikasi International Baccalaureate Diploma Programme merupakan tonggak sejarah bagi dunia pendidikan nasional.

Ia menjelaskan SMA Negeri 1 Matauli Pandan kini menjadi sekolah negeri pertama di Indonesia sekaligus sekolah negeri pertama di Sumatera Utara yang memperoleh otorisasi penyelenggaraan IB Diploma Programme.

Fitri menyampaikan pencapaian tersebut diraih melalui proses panjang, termasuk menghadapi berbagai tantangan yang pernah dialami Kabupaten Tapanuli Tengah akibat bencana alam.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat seluruh pihak untuk terus menghadirkan pendidikan berkualitas bagi generasi muda.

Ke depan, Yayasan Matauli menargetkan semakin banyak lulusan yang memperoleh Letter of Acceptance (LoA) dari berbagai perguruan tinggi luar negeri, sekaligus memperbesar peluang memperoleh beasiswa, termasuk beasiswa penuh.

Selain itu, Yayasan Matauli berkomitmen membagikan pengalaman dan praktik terbaik kepada sekolah-sekolah lain sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik serta memperkuat ekosistem pendidikan unggulan di Indonesia.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Utara Erwin Hotmansah Harahap serta Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Alexander Sinulingga yang mendampingi Gubernur Sumut.