Kesehatan

Puskesmas Tuntungan Dikebut, Rico Waas Minta Proyek Rampung Desember dan Layanan Ikut Ditingkatkan

×

Puskesmas Tuntungan Dikebut, Rico Waas Minta Proyek Rampung Desember dan Layanan Ikut Ditingkatkan

Sebarkan artikel ini

Dibangun dua lantai di tengah keterbatasan lahan, Puskesmas Tuntungan ditargetkan selesai pada pekan ketiga Desember 2026 dan dilengkapi sekitar 30 ruangan pelayanan.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau progres pembangunan Puskesmas Tuntungan di Jalan Bunga Melati, Kelurahan Kemenangan Tani, Medan, Kamis (24/9/2026), dan meminta pekerjaan diselesaikan tepat waktu serta diikuti peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. (seputaranindonesia.com/ist)

MEDAN, seputaranindonesia.com – Pemerintah Kota Medan mempercepat pembangunan Puskesmas Tuntungan di Jalan Bunga Melati, Kelurahan Kemenangan Tani. Selain mengejar penyelesaian fisik, Pemko Medan menargetkan fasilitas kesehatan tersebut nantinya mampu meningkatkan akses dan kualitas pelayanan bagi masyarakat.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan hal itu saat meninjau langsung progres pembangunan Puskesmas Tuntungan, Kamis (24/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target dan tidak mengalami keterlambatan.

Di lokasi, Rico menerima penjelasan mengenai perkembangan pekerjaan dari Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan Jhon Ester Lase serta penanggung jawab proyek. Turut hadir Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Surya Syahputra.

Rico menekankan agar pekerjaan awal pembangunan dapat diselesaikan sesuai batas waktu yang telah ditetapkan. Tahap pondasi, kata dia, ditargetkan rampung dalam waktu tiga minggu.

“Harus tepat waktu. Pengerjaan awal pondasi dalam tiga minggu harus selesai,” tegas Rico Waas.

Bagi Rico, pembangunan gedung kesehatan tidak cukup hanya menghasilkan bangunan baru. Fasilitas yang dibangun juga harus diikuti peningkatan mutu pelayanan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Pelayanan puskesmas harus lebih bagus. Jangan sudah dibangun, tetapi pelayanan tidak meningkat,” Jelas Rico Waas.

Ia mengatakan pembangunan dan revitalisasi fasilitas kesehatan merupakan bagian dari upaya Pemko Medan memperkuat pelayanan publik. Karena itu, ketersediaan infrastruktur yang memadai perlu berjalan bersama pelayanan medis yang profesional dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Puskesmas Tuntungan termasuk dalam program pembangunan kembali tiga puskesmas sekaligus revitalisasi 28 fasilitas kesehatan di Kota Medan. Melalui program tersebut, peningkatan fasilitas diarahkan tidak hanya pada kondisi fisik bangunan, tetapi juga pada akses pelayanan kesehatan masyarakat.

Rico kemudian meminta seluruh pihak yang terlibat menjaga ritme pekerjaan dan kualitas pembangunan sejak tahap awal hingga proyek selesai. Menurutnya, pembangunan gedung merupakan bagian dari proses, sedangkan manfaat pelayanan kepada masyarakat menjadi tujuan akhirnya.

Dari sisi konstruksi, Jhon Ester Lase menjelaskan bahwa Puskesmas Medan Tuntungan dirancang dengan dua lantai. Pilihan tersebut dilakukan karena kondisi lahan yang terbatas, sekaligus untuk menambah kapasitas ruang pelayanan.

“Rencana kita bangun dua lantai karena lahannya terbatas, jadi kita tingkatkan agar kapasitas ruangan bertambah. Kita targetkan minggu ketiga Desember sudah selesai. Bagaimanapun kondisinya, walau cuaca hujan nanti, kita tetap totalitas agar akhir tahun bisa kita selesaikan demi pelayanan masyarakat,” ujar Jhon Ester Lase saat meninjau progres pembangunan.

Bangunan baru tersebut direncanakan memiliki sekitar 30 ruangan multifungsi. Sejumlah fasilitas pelayanan yang disiapkan antara lain Ruang Rawat Inap, Unit Gawat Darurat (UGD), poliklinik, laboratorium hingga ruang farmasi.

Jhon menjelaskan, Puskesmas Medan Tuntungan merupakan salah satu dari tiga puskesmas di Kota Medan yang dibangun secara total dari awal. Dua lainnya adalah Puskesmas Rengas Pulau di Kecamatan Medan Marelan dan Puskesmas Glugur Darat di Kecamatan Medan Timur.

Dalam prosesnya, pembangunan Puskesmas Tuntungan sempat menghadapi kendala teknis sehingga progresnya lebih lambat dibandingkan dua proyek puskesmas lainnya. Salah satu faktor yang disebut adalah adanya proses tender ulang.

“Puskesmas Tuntungan ini memang prosesnya agak lambat dibanding Rengas Pulau dan Glugur Darat karena kemarin sempat ada proses tender ulang. Namun saat ini pengerjaan terus dikejar. Kami optimis dan berkomitmen proyek ini wajib selesai tepat waktu di akhir tahun demi menjamin kenyamanan dan akses pelayanan kesehatan warga,” pungkasnya.

Dengan desain dua lantai dan penambahan kapasitas ruangan, pembangunan Puskesmas Tuntungan diarahkan untuk memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan di kawasan tersebut. Pemko Medan menargetkan proyek dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga masyarakat dapat segera memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun.