Medan, seputaranindonesia.com – Persoalan biaya perjalanan menjadi kendala bagi keluarga seorang bayi berusia 11 bulan asal Kabupaten Nias Barat untuk mendapatkan layanan kesehatan lanjutan di Medan. Kondisi tersebut mendapat perhatian langsung Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution saat meninjau pelayanan kesehatan di RSUD Thomsen, Kota Gunungsitoli, Rabu (5/8/2026).
Bayi bernama Brilly Prathiwi Gulo tersebut merupakan warga Balodano, Kecamatan Mandrehe Utara, Kabupaten Nias Barat. Brilly, yang merupakan putri dari keluarga petani, telah menjalani perawatan sekitar dua pekan di RSUD Thomsen.
Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, kondisi Brilly mengarah pada dugaan keganasan hematologi atau suspek leukemia. Karena membutuhkan penanganan lebih lanjut, pasien berpotensi harus menjalani rujukan ke rumah sakit di Medan yang memiliki fasilitas penanganan lebih lengkap.
Namun, persoalan muncul bukan pada pembiayaan pengobatan. Brilly tercatat sebagai peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) Kelas III sehingga biaya pengobatannya ditanggung negara.
Kendala yang dihadapi keluarga justru berkaitan dengan biaya transportasi untuk membawa pasien menjalani rujukan dari Kepulauan Nias menuju Medan.
Saat melihat kondisi pelayanan kesehatan di RSUD Thomsen, Bobby kemudian memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut. Gubernur meminta agar keputusan rujukan terlebih dahulu didasarkan pada rekomendasi tim dokter yang menangani pasien.
“Kita tunggu rekomendasi dokter. Kalau memang harus dirujuk dan kendalanya hanya biaya perjalanan, akan kita bantu,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi langkah awal untuk membantu keluarga pasien apabila dokter memastikan Brilly membutuhkan perawatan lanjutan di luar Kepulauan Nias.
Kunjungan Bobby ke RSUD Thomsen sendiri merupakan bagian dari agenda berkantor Gubernur Sumut di Kepulauan Nias yang berlangsung pada 5-9 Agustus 2026.
Selama menjalankan agenda berkantor di Nias, Bobby tidak hanya melakukan kegiatan pemerintahan dari kawasan tersebut, tetapi juga turun langsung melihat berbagai pelayanan publik yang bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.
Pelayanan kesehatan menjadi salah satu sektor yang ditinjau. Dalam kunjungannya ke RSUD Thomsen, Gubernur melihat kondisi pelayanan sekaligus mendengarkan persoalan yang disampaikan masyarakat.
Kasus Brilly menjadi salah satu gambaran mengenai tantangan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan. Meskipun pembiayaan pengobatan telah mendapat dukungan melalui kepesertaan BPJS PBI Kelas III, kebutuhan transportasi ketika pasien harus dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap tetap menjadi persoalan bagi keluarga.
Perhatian pemerintah terhadap persoalan tersebut diharapkan dapat memastikan pasien dari wilayah Kepulauan Nias tetap memiliki akses terhadap layanan kesehatan lanjutan sesuai kebutuhan medisnya.
Langkah Bobby membantu proses rujukan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memperhatikan akses layanan kesehatan masyarakat di kawasan kepulauan.
Dengan peninjauan langsung dan mendengarkan persoalan di lapangan, pemerintah dapat mengetahui kendala yang tidak selalu berkaitan dengan biaya pengobatan, tetapi juga faktor pendukung lain yang menentukan apakah pasien dapat memperoleh penanganan lanjutan.





