Sumatera Utara

Pemko Medan Dorong Pendekatan Terpadu Atasi Narkoba dan Kriminalitas Lewat Penguatan Ekonomi Warga

×

Pemko Medan Dorong Pendekatan Terpadu Atasi Narkoba dan Kriminalitas Lewat Penguatan Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini

Kajian BRIDA Bersama FISIP USU Menyebut Kemiskinan Menjadi Faktor yang Berpengaruh Langsung terhadap Tingkat Kriminalitas

Pemateri menjelaskan temuan kajian mengenai keterkaitan kondisi ekonomi, kesehatan sosial, penyalahgunaan narkoba, dan kriminalitas saat Seminar Hasil Kajian Masalah Sosial Masyarakat yang berlangsung di Aula FISIP USU, Kota Medan, Rabu (29/7/2026). (seputaranindonesia.com/Foto: Ist).

Berdasarkan hasil penelitian, lima kecamatan tersebut berada pada kategori Bahaya untuk dimensi penyalahgunaan narkoba, kesehatan sosial, dan kemiskinan, sedangkan aspek kriminalitas berada pada kategori Waspada. Dari seluruh wilayah penelitian, Kecamatan Medan Johor memiliki tingkat kerentanan paling tinggi, dengan 57,5 persen responden berada pada kelompok risiko tinggi.

Kajian tersebut juga mengidentifikasi sabu-sabu sebagai jenis narkoba yang paling banyak diketahui masyarakat. Sementara itu, pengaruh teman sebaya menjadi faktor dominan yang mendorong terjadinya penyalahgunaan narkotika.

Peneliti turut menemukan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak memberikan pengaruh langsung yang signifikan terhadap kriminalitas. Sebaliknya, kemiskinan menjadi satu-satunya faktor yang terbukti memiliki pengaruh langsung terhadap tingkat kriminalitas. Penelitian itu juga menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara rendahnya kesehatan sosial dengan kondisi kemiskinan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, tim peneliti merekomendasikan penguatan program pencegahan narkoba, peningkatan ekonomi masyarakat, pembangunan ketahanan komunitas, serta kolaborasi lintas sektor agar penanganan persoalan sosial di Kota Medan dapat berjalan lebih efektif. Seminar tersebut menghadirkan Direktur PIMANSU Dr. Zulkarnain Nasution, M.A., ICAO I., sebagai narasumber, dipandu moderator Ira Riska Aisyah Lubis, S.Sos., M.Si., serta dihadiri Kepala BRIDA Kota Medan Benny Iskandar, perwakilan BNN Sumatera Utara, dan sejumlah organisasi perangkat daerah Pemko Medan.