“Metode sunatnya itu, dengan menggunakan metode laser, metode ini untuk meminimalisasikan pendarahan, beda dengan metode gunting, kalau gunting ada cenderung keluar darah dan di sunat massal ini yang digelar Ketua PP Medan Denai Guntur Syahputra meminta kami untuk menggunakan metode laser, jadi kita mengerjakan dengan metode laser, dengan tenaga ahli sebelas orang, jadi setelah di laser lalu dijahit,selanjutnya diperban, agar meminimalisasi pembengkakan, lalu dibungkus atau perban, selesai itu kita kasih obat, obat anti denyut setelah dilakukan anestesi untuk menghindari supaya habis biusnya, meminimalisasikan sakitnya, kita kasih obat denyutnya, setelah itu,.selesai mereka pulang”, dijelaskan Hendra Kesuma.
Hendra juga menginfokan bahwa sesuai jadwal tindakan Sunat tersebut, usai anak-anak disunat, di hari keempat untuk dilakukan tindakan pergantian perban untuk mensterilkan wilayah bagian yang di sunat, dan sampai saat ini belum ada informasi permasalahan dari yang di sunat.
“Dan tiga hari kemudian, mereka kita suruh datang ke klinik, kita buka perbannya lagi, untuk pergantian perban agar steril, hari ini hari rabu, anak yang di sunat pada hari minggu lalu, datang kemari untuk mengganti perbannya, insya Allah sampai sekarang belum ada saya lihat masalah dari tindakan sunat massal tersebut, dan bisa kita bilang itu berhasil, terima kasih atas kerjasamanya dari pihal-pihak terkait mempercayai kami sebagai tim tenaga medisnya”, ungkap Hendra.













