Medan, seputaranindonesia.com — Pernyataan akun TikTok “Mayor Rad” yang menyebut Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, sebagai “keluarga Dajjal” menuai respons keras dari keluarga besarnya. Dalam konferensi pers di Medan, Ir. H. Erwan Rozadi Nasution menyebut tuduhan itu tidak berdasar dan mendesak Polda Sumut segera memproses laporan relawan yang telah disampaikan sebelumnya.
Erwan menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak relevan dengan polemik empat pulau yang menjadi kewenangan Menteri Dalam Negeri, bukan Bobby Nasution. Ia mempertanyakan, “Kenapa bukan Mendagri yang diserang, kenapa malah anak saya?”, di Medan pada Senin (16/06/2025).
Menurutnya, laporan dari relawan telah disampaikan melalui DUMAS ke Polda Sumut, namun belum ada tindakan tegas. “Poldasu lambat menangkap akun yang setiap hari menyerang Bobby,” katanya, sambil meminta Kapolda untuk segera menindak akun tersebut.
Sementara itu, Ketua Tim Advokasi Hukum Pasti Bobby Sumut, Dr. M. Sa’i Rangkuti, menyebut pernyataan akun TikTok itu sebagai ujaran kebencian yang sangat tendensius. Ia menilai ucapan seperti itu bukan hanya menyakitkan secara personal, tapi juga melanggar norma hukum, etika, dan agama. “Kami minta pemilik akun diperiksa jiwanya. Tak pantas manusia beragama berkata seperti itu,” ujarnya tajam.













