Hukum & Kriminal

Pasar Pajak Pekong Dilalap Api, 13 Ruko dan Satu Minibus Hangus dalam Hitungan Jam

7
×

Pasar Pajak Pekong Dilalap Api, 13 Ruko dan Satu Minibus Hangus dalam Hitungan Jam

Sebarkan artikel ini

Kebakaran Rabu (18/02/2026) di Pekan Labuhan Terjadi Saat Aktivitas Ramai Jelang Ramadan, Dugaan Awal Korsleting Listrik

Sisa kebakaran terlihat jelas pada bangunan ruko di Jalan Syahbudin Yatim Link 9, dengan rangka besi dan dinding gosong berdiri di antara material yang terbakar, Rabu (18/02/2026). (seputaranindonesia.com/Foto: Hendra Sahputra).

MEDAN, seputaranindonesia.com – Aktivitas jual beli di Pasar Pajak Pekong, Jalan Syahbudin Yatim Link 9, Pekan Labuhan, Kota Medan, mendadak terhenti setelah kebakaran besar melanda kawasan tersebut pada Rabu (18/02/2026) sekitar pukul 10.25 WIB. Sedikitnya 13 unit rumah toko (ruko) dan satu unit mobil minibus dilaporkan hangus terbakar.

Peristiwa itu terjadi ketika pasar dalam kondisi ramai menjelang bulan suci Ramadan. Asap hitam pekat awalnya terlihat keluar dari salah satu bangunan, lalu api cepat membesar dan menjalar ke deretan ruko yang berdempetan. Dalam waktu singkat, kobaran api menguasai sebagian area pasar dan memicu kepanikan.

Pedagang dan pengunjung berusaha menyelamatkan diri sambil mengamankan barang yang masih bisa dipindahkan. “Tadi asapnya tiba-tiba tebal sekali, tak lama kemudian api sudah membesar. Kami hanya sempat menyelamatkan sebagian barang,” ujar seorang pedagang yang berada di lokasi saat kejadian.

Sebuah minibus yang terparkir tak jauh dari titik api tidak sempat dievakuasi sehingga ikut terbakar. Warga sekitar menyebutkan api cepat merambat karena jarak antarbangunan sangat rapat dan sebagian bangunan menyimpan bahan yang mudah terbakar. Situasi di lokasi sempat dipenuhi kepanikan, namun sejumlah warga tetap membantu proses evakuasi secara spontan.

Beberapa unit armada dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan diterjunkan untuk memadamkan api. Proses penanganan menghadapi hambatan berupa akses jalan menuju pusat pasar yang relatif sempit, lapak pedagang yang masih terpasang di bahu jalan, serta banyaknya warga yang menyaksikan kejadian.

Setelah beberapa jam berjibaku, petugas berhasil mengendalikan api dan melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Informasi sementara di lapangan mengarah pada dugaan hubungan arus pendek (korsleting) listrik dari salah satu ruko. Namun, aparat menegaskan bahwa kesimpulan resmi akan disampaikan setelah proses pemeriksaan selesai.

Tidak terdapat laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, kerugian materiil diperkirakan mencapai miliaran rupiah karena banyaknya bangunan dan barang dagangan yang tidak dapat diselamatkan.

Peristiwa ini menjadi perhatian mengingat Pasar Pajak Pekong merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi warga di wilayah Pekan Labuhan. Pemerintah setempat dijadwalkan melakukan pendataan lanjutan terhadap pedagang terdampak serta mengevaluasi aspek keselamatan, termasuk instalasi kelistrikan dan tata kelola pasar, guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang, khususnya saat intensitas perdagangan meningkat menjelang Ramadan.