“Jadi nanti tolong kami akan coba sosialisasikan nanti daerah-daerah penghasil kelapa sawit, CPO, kalau boleh kami nanti ingin usulkan ada DMOD, jadi kalau boleh CPO yang dihasilkan di Deli Serdang dari 35 persen yang sudah disampaikan DMO nasional 30 persennya harus diolah untuk minyak goreng di wilayah Deli Serdang, tapi tidak boleh afiliasi, kalau afiliasi nanti di situ-situ lagi, kalau afiliasi misalnya nanti kebunnya punya PT Socfindo, PKS nya punya Socfindo, refinery nya punya Socfindo, nggak boleh afiliasi. Nanti yang beli 30 persen itu kalau boleh silahkan buat BUMD-BUMD untuk penampung minyak goreng,” ucapnya.
Bobby mendorong agar kepala daerah membentuk BUMD untuk dapat memproduksi minyak goreng ke depan. Langkah ini dinilai dapat mengatasi masalah minyak goreng yang susah didapatkan masyarakat.
“Ini yang lagi kami diskusikan, kalau ini bisa kami yakin minyak goreng yang ada di Sumatera Utara ini nggak susah lagi kita nyarinya, nanti mau bantu masyarakat minyak goreng nggak perlu beli lagi Pak Bupati, ada BUMD masing-masing,” tuturnya. (Red/Rel)













