Berita Utama

Warga Curhat Soal Bansos hingga Honor Guru Saat Godfried Effendi Lubis Gelar Sosperda di Medan Kota

×

Warga Curhat Soal Bansos hingga Honor Guru Saat Godfried Effendi Lubis Gelar Sosperda di Medan Kota

Sebarkan artikel ini

Kegiatan Sosperda Penanggulangan Kemiskinan di Kelurahan Teladan Barat berlangsung interaktif dengan kehadiran OPD Pemerintah Kota Medan dan ratusan masyarakat.

Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PSI, Godfried Effendi Lubis memberikan penjelasan kepada warga saat kegiatan Sosperda Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di kawasan Stadion Teladan, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (9/5/2026). (Seputaranindonesia .com/Foto: Ist).

Guru Swasta Keluhkan Honor di Bawah UMR

Sorotan lain dalam kegiatan tersebut datang dari Ketua Persatuan Pengajar Swasta Sumatera Utara Kota Medan, Silitonga SP.

Ia mengungkapkan masih banyak guru swasta di Kota Medan yang menerima honor sekitar Rp600 ribu per bulan meski bekerja setiap hari.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat banyak guru swasta hidup dalam keterbatasan ekonomi.

“Kami hidup-hidup tetapi mati dalam kemiskinan,” kata Silitonga di hadapan peserta sosialisasi.

Menanggapi hal itu, Godfried mengaku prihatin terhadap kondisi guru swasta di Kota Medan. Ia menilai honor guru swasta seharusnya minimal setara dengan UMR Kota Medan.

Ia juga meminta organisasi guru swasta mengajukan rapat dengar pendapat ke DPRD Kota Medan agar persoalan tersebut dapat dibahas lebih lanjut bersama pemerintah daerah.

Warga Apresiasi Program UHC Kota Medan

Dalam sesi dialog, seorang warga turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program UHC di Kota Medan.

Ia menceritakan pengalamannya membantu warga korban luka bakar yang sempat ditolak rumah sakit karena persoalan biaya. Namun setelah dibantu salah seorang petugas bernama Rosmidawati Lubis, korban akhirnya mendapatkan penanganan medis tanpa biaya.