MEDAN, seputaranindonesia.com – Pemerintah Kota Medan melalui Inspektorat Kota Medan menindaklanjuti dugaan pelanggaran kode etik yang melibatkan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah informasi mengenai peristiwa tersebut ramai diperbincangkan di media sosial. Langkah tersebut dilakukan melalui proses klarifikasi resmi yang telah selesai dilaksanakan.
Klarifikasi ditujukan kepada Syerly, ASN yang bertugas di Kantor Camat Medan Marelan. Pemeriksaan itu dituangkan dalam Berita Acara Klarifikasi Nomor 800.1.6.2/257/Irbansus/2026 tertanggal 28 Juli 2026 sebagai dasar administrasi atas penanganan perkara tersebut.
Dalam keterangannya sebelumnya, Syerly telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa ucapan yang menjadi perhatian publik muncul secara spontan karena hubungan yang selama ini terjalin akrab dengan Ibu Ulfa.
“hal tersebut terjadi secara spotan. Karena saya merasa dekat dan akrab serta sering bercanda kepada Ibu Ulfa, dan sebaliknya Ibu Ulfa pun demikian kepada saya, jadi terucap begitu saja,” jelas Syerly S.Pd., M.A.P.
Senada dengan itu, Ulfa menyampaikan bahwa interaksi tersebut merupakan candaan yang biasa terjadi di antara mereka. Meski demikian, ia memahami adanya beragam penilaian dari masyarakat dan turut menyampaikan permohonan maaf.













