Lebih lanjut, ia juga berpesan kepada seluruh kader Pemuda Pancasila, khususnya Pimpinan Anak Cabang di Kota Medan, agar tidak mengajukan proposal dalam kegiatan buka puasa bersama maupun menjelang Idul Fitri.
“Mari kita sama-sama menjaga nama baik organisasi yang kita cintai bersama,” tegasnya.
Selanjutnya tausyiah oleh Al Ustad dan acara ditutup pembagian sembako dan santunan kepada anak yatim secara simbolis.
Santunan dan Pemberian Sembako
Setelah berbuka puasa dan menunaikan salat Maghrib, acara dilanjutkan dengan pemberian paket sembako kepada masyarakat kurang mampu dan santunan kepada anak yatim. Total 1.300 paket sembako dibagikan, yang terdiri dari beras, gula, dan minyak makan.
Dalam wawancaranya, Sekretaris PAC Pemuda Pancasila Medan Denai, Budi Irwansyah, menjelaskan bahwa pembagian sembako dilakukan sebelum acara buka puasa bersama.
“Pada pukul 15.00 WIB, kami telah menyalurkan 1.300 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu dan kader Pemuda Pancasila di Kecamatan Medan Denai. Sekarang, kami melanjutkan dengan acara berbuka puasa bersama serta penyantunan anak yatim,” ucap Budi.













