“Alhamdulillah kita senang bisa ikut aksi beranyut, ini wujud kita peduli kelestarian sungai deli. Saya mendukung ajakan dari bang Majid dan Panitia untuk tidak Buang sampah di sungai karena dapat merusak dan mencemari kebersihan sungai,” ungkapnya.
Syafri Tanjung yang juga pelopor Bank Sampah di Kelurahan Aur mengajak masyarakat untuk mengolah sampah jadi duit.
“Bapak ibu, dari pada sampah-sampah kita buang ke Sungai lebih baik kita olah menjadi duit, tukarkan sampah anda melalui Bank Sampah agar dapat tambahan keuangan, ” ajak Syafri Tanjung yang juga pendiri Komunitas Peduli Anak (KOPA).













