Medan, seputaranindonesia.com – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution kembali membawa aktivitas pemerintahan ke Kepulauan Nias. Untuk kedua kalinya, Bobby dijadwalkan berkantor langsung di wilayah tersebut guna memastikan program pembangunan berjalan sekaligus menyerap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Bobby tiba di Nias pada Rabu (5/8/2026). Selama menjalankan agenda kerja di Kepulauan Nias, sejumlah sektor yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat menjadi perhatian, mulai dari pelayanan kesehatan hingga pembangunan infrastruktur.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap mengatakan, kehadiran Gubernur untuk kedua kalinya di Kepulauan Nias menunjukkan bahwa percepatan pembangunan kawasan kepulauan tersebut menjadi bagian dari program yang terus dikawal Pemprov Sumut.
“Ini adalah kali kedua Pak Gubernur berkantor secara langsung di Kepulauan Nias. Kehadiran beliau untuk kesekian kalinya di sini menegaskan bahwa komitmen kita terhadap percepatan pembangunan di Nias bukanlah agenda sesaat, melainkan sebuah program berkelanjutan yang terus dikawal progresnya dari tahun ke tahun,” ujar Erwin kepada wartawan di Kota Gunungsitoli, Rabu (5/8/2026).
Salah satu agenda Bobby selama berada di Nias yakni meninjau fasilitas pelayanan kesehatan di RSUD Thomsen. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi pelayanan medis yang diterima masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Bobby juga menyempatkan diri menemui sejumlah pasien yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bersama masyarakat. Dalam kesempatan itu, Gubernur mendengarkan berbagai aspirasi dan persoalan yang disampaikan warga sebagai bahan untuk memastikan program pemerintah benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Bobby juga dijadwalkan melihat langsung upaya mitigasi abrasi pantai serta bertemu dengan para nelayan. Selain itu, perhatian diarahkan kepada potensi ekonomi masyarakat melalui peninjauan budidaya rumput laut di Kabupaten Nias Utara.
Sektor infrastruktur turut masuk dalam agenda kerja tersebut. Gubernur dijadwalkan meninjau kondisi sejumlah ruas jalan di wilayah Kepulauan Nias guna melihat secara langsung kebutuhan pembangunan maupun perbaikan yang diperlukan.
Erwin menegaskan, pola berkantor langsung di Nias dimaksudkan untuk memastikan program strategis yang sebelumnya telah dirintis tidak berhenti pada tahap perencanaan. Pemerintah provinsi ingin memastikan keberlanjutan program sekaligus melihat dampaknya bagi masyarakat.
“Berkantor di Nias ini tujuannya untuk memastikan bahwa seluruh program strategis yang telah dirintis sebelumnya benar-benar berlanjut dan dirasakan manfaatnya secara optimal oleh masyarakat luas,” kata Erwin.
Untuk mendukung agenda tersebut, Bobby tidak datang sendiri. Sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut turut dibawa ke Kepulauan Nias.
Kehadiran para pimpinan OPD tersebut diharapkan dapat mempercepat koordinasi dan realisasi program yang telah direncanakan. Masyarakat juga memiliki ruang lebih mudah untuk menyampaikan aspirasi maupun persoalan sesuai bidang dan tugas masing-masing OPD.
Turut mendampingi Gubernur dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Sumut.
Kehadiran kembali Bobby Nasution di Kepulauan Nias mendapat sambutan positif dari masyarakat. Yohanes, salah seorang warga Kota Gunungsitoli, menilai keputusan Gubernur untuk kembali berkantor di Nias menjadi sinyal bahwa pembangunan kawasan kepulauan tersebut terus mendapat perhatian.
“Sangat senang, dengan kedatangan Pak Gubernur, semoga program-program yang dibawa Pak Gubernur dapat memajukan Kepulauan Nias,” kata Yohanes.
Kegiatan berkantor di Nias ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemprov Sumut menjaga kesinambungan pembangunan di kawasan kepulauan. Dengan melibatkan perangkat daerah dan membuka ruang dialog langsung dengan masyarakat, berbagai persoalan di lapangan diharapkan dapat lebih cepat diidentifikasi dan ditindaklanjuti.













