Sejak peluit awal dibunyikan, Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan. Berbagai peluang berhasil diciptakan melalui kedua sisi lapangan, namun rapatnya pertahanan Kamboja membuat sejumlah upaya Garuda Muda belum membuahkan hasil.
Beberapa tembakan dari luar kotak penalti juga belum mampu mengubah kedudukan. Kiper Kamboja tampil cukup sigap mengamankan peluang yang tercipta sehingga skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Indonesia meningkatkan tekanan dan bermain lebih agresif. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-62.
Berawal dari eksekusi sepak pojok yang dilepaskan Isfandyar, Muhammad Al Gazani berhasil memenangkan duel udara dan melepaskan sundulan keras yang tidak mampu dijangkau kiper Kamboja. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Indonesia.
Tertinggal satu gol, Kamboja berupaya membalas melalui serangan balik cepat. Sejumlah peluang sempat tercipta pada menit-menit akhir pertandingan, namun kiper Indonesia Dafa Al Gasemi tampil gemilang dengan melakukan beberapa penyelamatan penting.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan. Hasil tersebut memastikan Indonesia meraih posisi ketiga sekaligus membawa pulang medali perunggu Piala AFF U-19 2026. (Red/Rel)













