Sumatera Utara

HKG PKK ke-54 di Medan, Rico Waas Dorong 10 Program Pokok Lebih Terukur dan Menyentuh Warga

×

HKG PKK ke-54 di Medan, Rico Waas Dorong 10 Program Pokok Lebih Terukur dan Menyentuh Warga

Sebarkan artikel ini

Pemko Medan menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan program PKK, termasuk kesehatan ibu dan anak, pencegahan stunting, pendidikan, pangan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua TP PKK Kota Medan Ny Airin Rico Waas menghadiri Peringatan HKG PKK ke-54 Tingkat Kota Medan di Gedung PKK Medan Petisah, Kamis (13/8/2026). (seputaranindonesia.com/ist)

Medan, seputaranindonesia.com – Pemerintah Kota Medan menegaskan dukungannya terhadap penguatan Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai bagian dari pembangunan masyarakat. Kolaborasi antara TP PKK dan perangkat daerah dinilai perlu diperkuat agar 10 Program Pokok PKK dapat dirancang lebih terarah dan memberikan manfaat langsung kepada keluarga.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Kota Medan di Gedung PKK Medan Petisah, Kamis (13/8/2026).

Hadir dalam kegiatan itu Ketua TP PKK Kota Medan Ny Airin Rico Waas, Staf Ahli PKK Ny Martinijal Zakiyuddin Harahap, pimpinan perangkat daerah, para camat, serta jajaran pengurus TP PKK Kota Medan.

Rico menilai banyak bidang yang menjadi bagian dari 10 Program Pokok PKK memiliki hubungan langsung dengan tugas pemerintah. Mulai dari kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan hingga penguatan ekonomi keluarga, seluruhnya membutuhkan program yang terintegrasi agar pelaksanaannya tidak berjalan sendiri-sendiri.

Karena itu, ia meminta TP PKK Kota Medan membangun sistem kerja dan program yang lebih terukur dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

“Kami ingin menguatkan fungsi PKK ke depannya. Siapkan sistem kerja dan program kerja yang makin mantap. Mari bawa rencana program ke Bappeda agar kita siapkan program PKK yang lebih luar biasa di tahun mendatang. Kami akan full support,” tegas Rico Waas.

Menurut Rico, penguatan koordinasi tersebut penting agar agenda PKK dapat masuk dalam perencanaan pembangunan dan memiliki arah pelaksanaan yang jelas. Dengan demikian, kegiatan yang dijalankan kader di tingkat masyarakat dapat semakin sesuai dengan kebutuhan warga.

Salah satu perhatian yang disorot Rico adalah bidang kesehatan, khususnya pemberian ASI eksklusif dan pencegahan stunting. Berdasarkan data yang diterima Pemko Medan, cakupan ASI eksklusif hingga triwulan II 2026 tercatat 80,54 persen.

Sementara itu, dari 107.143 balita yang ditimbang pada Juni 2026, terdapat 104 balita yang tercatat mengalami stunting dengan prevalensi 0,11 persen.

Rico menekankan bahwa pencegahan stunting tidak dapat hanya dilakukan ketika anak sudah lahir. Upaya tersebut perlu dimulai sejak masa kehamilan melalui perhatian terhadap asupan gizi ibu serta peningkatan pemahaman mengenai pola makan sehat.

Ia juga meminta masing-masing kelompok kerja (pokja) PKK mengoptimalkan fungsi yang dimiliki. Penguatan nilai Pancasila dan gotong royong, pendidikan, pemberdayaan UMKM keluarga, kampanye pangan sehat serta pemanfaatan produk lokal menjadi bagian yang dinilai perlu terus didorong.

“Harapan saya bagaimana di dalamnya ada sentuhan yang lebih mendalam kepada ibu-ibu. Sentuhan humanisme kita diperkuat, lebih dekat lagi dengan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Medan Ny Airin Rico Waas memandang peringatan HKG ke-54 sebagai kesempatan untuk mengevaluasi perjalanan gerakan PKK sekaligus memperkuat semangat kader dalam menjalankan program di tengah masyarakat.

“Selama 54 tahun, PKK telah menjadi bagian penting dalam pembangunan keluarga dan masyarakat. Karena itu, mari kita jadikan keluarga sebagai pusat perubahan dan kader PKK sebagai penggeraknya,” kata Airin.

Airin menilai pelaksanaan 10 Program Pokok PKK membutuhkan dukungan banyak pihak. Kolaborasi tidak hanya melibatkan Pemko Medan dan OPD, tetapi juga pemerintah kecamatan dan kelurahan, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat secara luas.

Ia turut mendorong para kader agar mampu mengikuti perkembangan teknologi, meningkatkan kreativitas dalam berkomunikasi, memperluas jejaring, serta membuka ruang keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan PKK.

Rangkaian HKG PKK ke-54 di Medan berlangsung dalam suasana meriah. Kegiatan ditandai dengan pemotongan tumpeng dan kue oleh Airin. Suasana semakin hangat ketika Rico Waas dan Airin bernyanyi bersama di hadapan para kader.

Di tengah momentum tersebut, Airin kembali mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan semangat gotong royong agar gerakan PKK dapat terus hadir sebagai bagian dari solusi atas persoalan masyarakat.

“Selamat HKG PKK ke-54. Kuatkan 10 Program Pokok PKK, laksanakan Asta Cita, wujudkan Indonesia Emas 2045,” ucap Airin.

Selain rangkaian peringatan, kegiatan juga diisi dengan pengumuman pemenang sejumlah perlombaan HKG PKK ke-54.

Untuk Lomba Tertib Administrasi PKK, Juara I diraih Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia. Juara II ditempati Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, sedangkan Juara III diraih Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli.

Pada Lomba PAAR, posisi Juara I diraih Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah. Juara II diraih Kelurahan Sitirejo I, Kecamatan Medan Kota, dan Juara III ditempati Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan.

Sementara itu, Lomba UP2K PKK menempatkan Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas sebagai Juara I. Juara II diraih Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, dan Juara III diraih Kelurahan PB Bengkel Baru, Kecamatan Medan Timur.

Untuk Lomba HATINYA PKK, Juara I diraih Kelurahan Pulo Brayan Darat II, Kecamatan Medan Timur. Juara II ditempati Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, sedangkan Juara III diraih Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia.

Adapun Lomba IVA Test tingkat kecamatan menempatkan Kecamatan Medan Deli sebagai Juara I, Kecamatan Medan Polonia sebagai Juara II, dan Kecamatan Medan Selayang sebagai Juara III.