“Perlu dilakukan pendataan dengan cermat. Pesantren mana saja yang layak kita dukung akan kita bantu. Program pendidikan gratis untuk anak-anak SMA akan kita laksanakan per zona,” ungkapnya.
Muhammadiyah Sambut Positif Perhatian Pemprov Sumut
Ketua PW Muhammadiyah Sumut, Hasyimsyah Nasution, menyambut baik perhatian Gubernur Bobby terhadap pengembangan dunia pendidikan Islam. Ia menilai dukungan dari Pemprov Sumut akan menjadi energi positif bagi kemajuan lembaga pendidikan keagamaan di daerah ini.
“Pak Gubernur memberikan perhatian yang besar terhadap kegiatan keumatan dan pesantren. Kami tentu menyambut baik hal ini dan berharap program tersebut segera terealisasi,” ujar Hasyimsyah.
Lebih lanjut, Hasyimsyah menjelaskan bahwa Muhammadiyah saat ini mengelola tiga pesantren besar di Sumatera Utara, yakni di Kuala Madu (Langkat), Sipirok (Tapanuli Selatan), dan Kerasaan (Simalungun), dengan total sekitar 2.000 santri.
“Yang paling besar di Kuala Madu dengan lebih dari 1.050 santri, di Sipirok sekitar 600 santri, dan di Kerasaan ada sekitar 300 hingga 400 santri,” tuturnya.
Selain membahas dukungan pendidikan, dalam pertemuan tersebut juga disinggung peran Muhammadiyah dalam memperkuat ekonomi umat. Bobby mengajak organisasi keagamaan itu untuk terus proaktif mendukung program-program Pemprov Sumut di bidang pemberdayaan masyarakat.













