MEDAN, seputaranindonesia.com – Pemerintah Kota Medan meraih penghargaan sebagai Kota Terbaik Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) kategori pemerintah kota. Capaian tersebut menjadi bagian dari penguatan transformasi digital dalam pengelolaan transaksi dan penerimaan daerah.
Penghargaan tersebut diterima untuk Pemko Medan oleh Pj Sekretaris Daerah Kota Medan Erfin Fachrurrazi yang mewakili Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.
Pemerintah Kota Medan menyebut capaian itu berkaitan dengan pengembangan ekosistem digital dalam pengelolaan pendapatan daerah. Salah satu penerapannya dilakukan melalui pengembangan smart tax dan Qresto (Quick Response Electronic Splitting System For Tax Optimization).
Menurut Erfin, penerapan sistem digital tersebut diarahkan untuk membuat pengelolaan pajak daerah lebih terintegrasi dan terbuka.
“Pengelolaan pajak daerah kini jadi semakin transparan dan terintegrasi secara digital,” ujar Erfin.
Ia menjelaskan, pengembangan sistem digital tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Medan memperkuat transparansi sekaligus mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dukungan terhadap percepatan digitalisasi transaksi keuangan daerah juga disebut tidak terlepas dari komitmen Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap dalam mendorong pemanfaatan teknologi pada berbagai lini pemerintahan.
Digitalisasi tersebut tidak hanya diarahkan pada penggunaan teknologi, tetapi juga membutuhkan landasan regulasi agar pelaksanaannya dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Guna memastikan transformasi digital transaksi keuangan daerah berjalan berkelanjutan dan berlandaskan hukum, Pemko Medan juga telah menerbitkan sejumlah Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait,” tambahnya.
Melalui pengembangan sistem digital, Pemko Medan menempatkan transparansi, integrasi data dan efisiensi sebagai bagian dari pengelolaan penerimaan daerah. Sistem tersebut juga diarahkan untuk mendukung proses pemungutan pajak yang lebih terukur.
Penghargaan TP2DD tersebut menjadi bagian dari capaian Pemko Medan dalam pelaksanaan transformasi digital daerah, khususnya pada sektor transaksi keuangan dan pengelolaan pajak.













