Dikatakannya, saat kejadian pelaku selain melakukan tindakan kekerasan dan penganiayaan di depan umum juga sempat mengambil Hp korban meski akhirnya dikembalikan.
Saat kejadian Suratik langsung dijemput oleh anak dan keponakannya, kemudian membawa keruangan Oknum Dosen UNIMED inisial “K” sehubungan dengan tindakan kekerasan seorang pria yang mengaku anaknya hingga korban bukan saja menderita lebam pada tubuh juga cidera pada bagian pinggang sehingga harus menggunakan kursi roda.
Dikarenakan tidak ada itikad baik dari pihak keluarga pelaku, maka didampingi anak dan keponakannya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Tembung.
Terlebih saat kejadian ada teman seprofesinya dilokasi, satpam yang melerai dan menghentikan pemukulan oleh terlapor terhadap diri korban. Bahkan ini juga disaksikan oleh Mahasiswa UNIMED yang melintas saat kejadian.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga meminta agar pihak Kepolisian secepatnya memproses pelaku yang melakukan kekerasan dan penganiayaan hingga cidera pada pinggang.













