MEDAN, seputaranindonesia.com – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, hadir langsung menyaksikan ajang Sprint Rally Sumut 2026 yang menjadi seri pembuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) rally tahun ini.
Kehadiran Bobby Nasution dalam event otomotif tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap perkembangan olahraga otomotif di daerah.
Ajang Sprint Rally Sumut 2026 digelar di kawasan Sport Centre Sumut, Kabupaten Deli Serdang, dan diikuti sekitar 50 pereli dari berbagai daerah di Indonesia.
Sejumlah nama besar dunia rally nasional turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut, di antaranya Ryan Nirwan sebagai juara bertahan, kemudian Glenn Nirwan, Haji Rahmat, hingga Musa Rajekshah.
Usai menyaksikan jalannya perlombaan, Bobby mengatakan event otomotif seperti Sprint Rally tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan olahraga daerah.
“Mudah-mudahan ini terus berlanjut, ekosistemnya terbangun dengan baik, ekosistem ekonomi dan juga olahraganya itu sendiri,” ujar Bobby Nasution.
Menurut Bobby, keberlanjutan penyelenggaraan event rally sangat penting guna menciptakan ekosistem olahraga otomotif yang sehat dan kompetitif di Sumatera Utara.
Selain itu, ia juga berharap Sprint Rally Sumut mampu menjadi wadah pembinaan pembalap muda agar lahir talenta-talenta baru yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Bobby menilai regenerasi atlet otomotif menjadi faktor penting dalam menjaga eksistensi Sumut sebagai salah satu daerah dengan potensi besar di cabang olahraga rally.
Antusiasme peserta dan kualitas pembalap lokal pun mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah. Banyak pereli asal Sumatera Utara diketahui telah memiliki pengalaman bertanding di berbagai ajang nasional hingga internasional.
Hal tersebut dinilai menjadi modal kuat bagi Sumut untuk terus mengembangkan olahraga otomotif secara berkelanjutan.
Sprint Rally Sumut 2026 sendiri berlangsung selama dua hari dengan mempertandingkan sejumlah kategori perlombaan, mulai dari kelas RC1 hingga RC4.
Selain itu, panitia juga membuka kategori tambahan seperti kelas pembalap wanita dan kategori usia muda U-23 guna memberi ruang lebih luas bagi para pembalap muda berbakat.
Keberagaman kategori tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pembalap dari berbagai latar belakang sekaligus memperkuat pembinaan olahraga otomotif di Sumatera Utara.













