Lidi Sawit hingga Produk Perikanan Berpeluang Ekspor
Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sumut Prayatno Ginting menyambut positif dorongan pemerintah provinsi untuk mengembangkan komoditas baru yang berpotensi masuk pasar internasional.
Ia menyebut lidi sawit sebagai salah satu komoditas yang memiliki peluang ekspor cukup tinggi, namun selama ini belum banyak terpantau dalam aktivitas perdagangan komoditas Sumut.
Selain lidi sawit, sejumlah produk asal Sumut seperti kepiting, udang, dan sarang burung walet juga telah memberikan kontribusi terhadap kegiatan ekspor.
Nilai ekspor dari sejumlah komoditas tersebut disebut mencapai sekitar Rp8,1 triliun. Selain itu, terdapat pula rencana pengiriman produk durian Sumut ke pasar Tiongkok.
Namun, pengembangan komoditas ekspor masih menghadapi kendala pada aspek pemeriksaan sampel hama dan penyakit.
“Saat ini kendala kita, untuk sampel hama dan penyakit masih harus dikirim ke laboratorium di Jakarta dan Surabaya. Biayanya cukup besar. Kami berharap (laboratorium) yang ada di sini bisa dibuka kembali,” pungkas Ginting.
Usulan tersebut mendapat respons positif dari Gubernur Bobby Nasution. Pemprov Sumut menyatakan akan menindaklanjuti rencana pembukaan kembali laboratorium tersebut setelah terlebih dahulu memastikan kondisi dan kesiapan fasilitas.
Penguatan fasilitas pendukung karantina dan laboratorium di daerah diharapkan dapat memperlancar proses pemeriksaan komoditas, sekaligus mendukung upaya Sumut meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional maupun internasional.













