Warga Usulkan Bank Sampah
Dalam sesi dialog, persoalan fasilitas pengelolaan sampah menjadi salah satu hal yang disampaikan masyarakat. Sri Sukarni, salah seorang warga, berharap keberadaan Bank Sampah dapat diwujudkan di wilayah tempat tinggalnya.
Menurut Sri, warga selama ini mengalami kendala karena belum memiliki tempat yang dapat digunakan untuk menabung atau mengumpulkan sampah yang memiliki nilai ekonomi.
“Selama ini kesulitan kami memang tempat menabung sampah. Semoga tahun ini harapan itu tercapai dan mohon bantuan Pak Fauzi,” harapnya.
Direktur Utama Bank Sampah, Indra Pohan, menjelaskan bahwa pembentukan Bank Sampah tidak harus menunggu kelompok besar. Warga yang memiliki kepedulian dapat terlebih dahulu membentuk kelompok dan menentukan lokasi yang dianggap sesuai.
“Kalau sudah ada beberapa kumpulan sudah bisa dibentuk buk. Pilih di mana lokasinya, jika sudah sesuai infokan ke saya biar dibantu. Sementara sampah kalau tidak diangkut-angkut, laporkan pak ke kepala lingkungan (kepling) atau foto laporkan ke saya biar cepat ditindaklanjuti,” katanya.
Skema tersebut dinilai dapat menjadi salah satu cara mendorong masyarakat melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Sampah yang masih memiliki nilai jual dapat dikumpulkan, sedangkan jenis sampah lainnya dapat ditangani melalui mekanisme pengelolaan yang tersedia.













