Medan, seputaranindonesia.com – Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B., menerima kunjungan audiensi Panitia Pelaksanaan Paskah Oikumene Pemerintah Kota Medan Tahun 2026 di ruang kerjanya, Senin (27/4/2026). Pertemuan tersebut membahas persiapan pelaksanaan perayaan Paskah sekaligus penyampaian undangan kepada Ketua DPRD Kota Medan.
Rombongan panitia dipimpin Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan, Wanro Malau, yang bertindak sebagai Ketua Panitia. Turut hadir dalam audiensi tersebut Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kota Medan Erisda Hutasoit beserta jajaran panitia yang berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Medan.
Dalam kesempatan itu, Wanro Malau mengundang Wong Chun Sen untuk menghadiri Perayaan Paskah Oikumene Pemko Medan 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 29 April 2026, mulai pukul 13.00 WIB di Pardede Hall Medan.
Menurut Wanro, perayaan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga merupakan sarana mempererat hubungan antarsesama umat Kristiani dari berbagai denominasi sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.
“Perayaan ini akan diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan rohani, seperti ibadah syukur, pujian dan penyembahan, renungan, serta kegiatan spiritual lainnya. Kami sangat mengharapkan kehadiran Bapak Ketua DPRD Kota Medan untuk memberikan dukungan moril kepada seluruh panitia dan umat yang hadir,” tuturnya.
Selain rangkaian ibadah, Wanro menyampaikan bahwa acara puncak akan dimeriahkan oleh penyanyi asal Kota Medan, Lyodra Ginting. Kehadiran penyanyi tersebut diharapkan semakin menambah semarak perayaan Paskah Oikumene tahun ini.
Menanggapi undangan tersebut, Wong Chun Sen mengapresiasi inisiatif penyelenggaraan Paskah Oikumene yang dinilainya memiliki makna penting dalam memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kota Medan yang dikenal sebagai daerah dengan keberagaman suku, agama, dan budaya.
“Perayaan Oikumene seperti ini sangat positif. Selain menjadi wadah sukacita bersama, juga mampu mempererat persatuan, membangun harmoni, dan menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kota Medan,” ungkapnya.
Menurut Wong, kegiatan keagamaan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dapat menjadi media untuk memperkuat persaudaraan serta menumbuhkan sikap saling menghormati di tengah kehidupan yang majemuk. Semangat tersebut dinilai penting untuk terus dijaga sebagai bagian dari upaya menciptakan Kota Medan yang damai dan harmonis.
Ia berharap seluruh rangkaian Paskah Oikumene Pemerintah Kota Medan Tahun 2026 dapat berlangsung dengan lancar, sukses, serta membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh masyarakat.













