MEDAN, seputaranindonesia.com – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan apresiasi sekaligus dukungan terhadap film berjudul “Samudera”, sebuah karya sinematik yang sepenuhnya digarap oleh talenta muda asli Kota Medan.
Rico Waas berharap karya tersebut tidak hanya menjadi tontonan semata, tetapi juga mampu menjadi pemantik (trigger) lahirnya ekosistem perfilman lokal yang lebih kuat dan kompetitif di tingkat nasional.
Dukungan itu disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi Produser film “Samudera”, Dewi Budiati Teruna Said beserta tim di Balai Kota Medan, Senin (25/5/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Wali Kota Medan juga menerima undangan untuk menghadiri Gala Premiere film “Samudera” yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Juni 2026 di Cinepolis Sun Plaza Medan.
Didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait, Rico Waas mengaku bangga atas keberhasilan produksi film tersebut hingga mampu menembus layar bioskop. Ia menilai, “Samudera” menjadi bukti nyata bahwa anak muda Medan memiliki kapasitas dan keberanian untuk berkarya secara mandiri tanpa bergantung pada rumah produksi besar di Jakarta.
“Medan bisa memiliki trigger tersebut. Film Samudera ini dibuat oleh orang Medan sendiri dan itu sangat bagus. Membuat film bukan hanya soal keberhasilan finansial, tetapi bagaimana cerita yang dibangun memiliki makna dan keunikan sehingga bisa dinikmati lebih luas,” ujar Rico Waas.
Lebih lanjut, ia menilai Kota Medan memiliki kekayaan dinamika sosial yang sangat potensial untuk diangkat menjadi cerita film berkualitas. Menurutnya, realitas kehidupan perkotaan di Medan menyimpan banyak pesan yang dapat dikemas secara kreatif di layar lebar.
“Banyak cerita kehidupan sosial yang ada di kota ini bisa kita angkat menjadi sebuah cerita film, misalnya perlawanan melawan narkoba, interaksi sosial masyarakat perkotaan,” tambahnya.
Sementara itu, Produser Film “Samudera”, Dewi Budiati Teruna Said, menyampaikan bahwa film tersebut lahir dari semangat dan kecintaan anak-anak Medan terhadap daerah kelahirannya. Ia menegaskan, proses produksi dilakukan dengan kerja keras serta melibatkan seluruh potensi lokal.
Dewi juga berharap Pemerintah Kota Medan dapat terus memberikan ruang dan dukungan bagi perkembangan industri kreatif serta perfilman lokal agar semakin banyak talenta muda yang lahir dan menghasilkan karya membanggakan.
“Kami berharap Pemko Medan dapat terus mendukung perkembangan industri kreatif dan perfilman lokal agar semakin banyak talenta muda Medan yang mampu menghasilkan karya yang membanggakan,” pungkas Dewi.













