Belajar dari Perawatan Harian
Dalam kegiatan tersebut, warga binaan bersama anak magang terlibat langsung dalam berbagai aktivitas pemeliharaan ayam kampung.
Pekerjaan dilakukan mulai dari memberikan pakan, memeriksa kondisi ayam, menjaga kebersihan kandang hingga memastikan kebutuhan ternak terpenuhi.
Aktivitas yang dilakukan secara rutin tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran. Peserta tidak hanya dituntut memahami cara merawat ayam, tetapi juga membangun kebiasaan bekerja secara teratur dan bertanggung jawab.
Menurut Irawadi, sarana sederhana yang digunakan dalam kegiatan tersebut tetap dapat memberikan pengalaman yang berguna apabila dijalankan secara konsisten.
“Harapannya, keterampilan yang mereka dapatkan di sini tidak berhenti selama menjalani pembinaan. Ke depan, keterampilan sederhana seperti beternak ini dapat dikembangkan dan menjadi salah satu bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” tambahnya.
Keterampilan untuk Bekal Setelah Bebas
Pemanfaatan lahan di area branggang menjadi salah satu cara Rutan Kelas I Medan mengoptimalkan fasilitas yang tersedia untuk kegiatan pembinaan.
Dengan terlibat langsung dalam pemeliharaan ternak, warga binaan memperoleh pengalaman praktis mengenai proses beternak sekaligus memahami bahwa kegiatan tersebut membutuhkan ketekunan dan perhatian secara berkelanjutan.
Perawatan ayam yang dilakukan setiap hari juga mengajarkan pentingnya konsistensi. Kondisi ternak harus dipantau, kebutuhan pakan dipenuhi dan lingkungan kandang dijaga agar tetap bersih.
Pembinaan seperti ini diharapkan tidak hanya memberikan aktivitas selama warga binaan menjalani masa pembinaan di dalam rutan, tetapi juga dapat menjadi tambahan keterampilan yang berpotensi dikembangkan setelah mereka kembali ke lingkungan masyarakat.
Dari lahan sederhana di area branggang, Rutan Kelas I Medan mencoba menghadirkan proses pembelajaran yang lebih aplikatif. Sebanyak 200 ekor ayam kampung menjadi bagian dari kegiatan yang mengajarkan warga binaan untuk bekerja, merawat, bertanggung jawab dan membangun keterampilan sebagai bekal menuju kemandirian.













