Politik & Pemerintahan

UMKM Ekraf Bukukan Omzet Rp1,18 Miliar, Rangkaian HUT ke-436 Kota Medan Jadi Magnet Wisata dan Budaya

1
×

UMKM Ekraf Bukukan Omzet Rp1,18 Miliar, Rangkaian HUT ke-436 Kota Medan Jadi Magnet Wisata dan Budaya

Sebarkan artikel ini

Tiga agenda budaya dan hiburan yang berlangsung selama sepekan di Lapangan Merdeka tak hanya menyedot ribuan pengunjung, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap geliat ekonomi kreatif Kota Medan.

MEDAN, seputaranindonesia.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-436 Kota Medan tidak hanya menghadirkan hiburan dan atraksi budaya, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif. Selama tujuh hari pelaksanaan berbagai kegiatan di Lapangan Merdeka Medan, ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ekonomi kreatif berhasil membukukan omzet mencapai Rp1.182.300.000.

Sebanyak 164 pelaku UMKM ekonomi kreatif ikut meramaikan rangkaian kegiatan dengan menawarkan beragam produk unggulan kepada ribuan pengunjung yang datang dari berbagai daerah. Kehadiran para pelaku usaha tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung suksesnya pelaksanaan perayaan HUT Kota Medan.

Rangkaian kegiatan berlangsung sejak 27 Juni hingga 4 Juli 2026 dengan menghadirkan tiga agenda utama, yakni Gelar Melayu Serumpun (GEMES), Karnaval Budaya Nusantara, dan Pesona Colorful Medan. Ketiga kegiatan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekaligus memperkuat citra Medan sebagai kota yang kaya akan seni, budaya, dan kreativitas.

Pembuka kemeriahan diawali melalui pelaksanaan GEMES yang berlangsung selama empat hari. Festival budaya ini semakin semarak dengan keikutsertaan delegasi dari enam negara, yakni Korea, China, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Singapura, yang turut memperkaya pertukaran budaya dalam perhelatan tersebut.

Berbagai pertunjukan seni budaya Melayu disuguhkan kepada masyarakat, termasuk tari kolosal yang menjadi salah satu atraksi utama. Selain itu, kegiatan memasak 1.000 porsi bubur pedas Melayu Deli turut menarik perhatian pengunjung karena memperkenalkan kekayaan kuliner tradisional Kota Medan kepada masyarakat maupun tamu dari luar negeri.

Setelah GEMES berakhir, suasana Lapangan Merdeka kembali dipenuhi antusiasme masyarakat melalui Karnaval Budaya Nusantara. Sebanyak 50 kota peserta dari total 98 kota yang mengikuti Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026 ambil bagian dalam parade budaya yang menampilkan keberagaman seni dan tradisi dari berbagai daerah di Indonesia.

Meski sempat diguyur hujan, semangat peserta maupun masyarakat tidak surut. Ribuan warga tetap memadati lokasi untuk menyaksikan iring-iringan budaya yang menjadi salah satu agenda paling dinantikan dalam perayaan HUT Kota Medan.

Puncak peringatan HUT ke-436 Kota Medan kemudian ditandai dengan penyelenggaraan Pesona Colorful Medan. Acara tersebut menghadirkan perpaduan pertunjukan musik, budaya, dan hiburan yang sukses menarik perhatian masyarakat dalam jumlah besar.

Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian adalah aksi 100 pemain kulcapi yang dipimpin Jacky Sembiring. Pertunjukan tersebut menjadi simbol pelestarian alat musik tradisional Karo sekaligus mencatatkan prestasi tersendiri bagi Kota Medan.

Atas penampilan spektakuler tersebut, Wali Kota Medan menerima piagam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai bentuk apresiasi terhadap pencapaian yang berhasil diwujudkan dalam puncak perayaan HUT Kota Medan.

Keberhasilan penyelenggaraan GEMES, Karnaval Budaya Nusantara, dan Pesona Colorful Medan menunjukkan bahwa agenda budaya berskala besar tidak hanya efektif sebagai sarana hiburan dan promosi pariwisata, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif. Besarnya omzet yang diraih para pelaku UMKM menjadi bukti bahwa penyelenggaraan event dapat membuka peluang usaha sekaligus memperluas pasar bagi produk-produk lokal.

(red/rel).