MEDAN, seputaranindonesia.com – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Medan menegaskan bahwa penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Berbagai persoalan yang masih dihadapi warga, mulai dari banjir, kerusakan jalan, drainase, pelayanan kesehatan, pendidikan hingga pengelolaan sampah, diminta menjadi fokus utama Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam menjalankan program pembangunan.
Pandangan tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Medan Fauzi saat membacakan Pendapat Akhir Fraksi Partai Gerindra terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Medan, Selasa (7/7/2026).
Dalam pandangan fraksinya, Gerindra menilai indikator keberhasilan pemerintah daerah tidak semata-mata diukur dari opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ataupun besarnya anggaran yang berhasil direalisasikan. Yang lebih penting, menurut mereka, adalah sejauh mana hasil pembangunan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.













