Medan, seputaranindonesia.com – Kasus dugaan manipulasi keterangan palsu menggegerkan Deli Serdang setelah Sugiarto, warga setempat, secara resmi melaporkan insiden tersebut ke Polres Deli Serdang. Laporan yang diajukan pada Rabu, 11 September 2024, ini telah terdaftar dengan nomor LP/B/849/IX/2024/SPKT/POLRESTABES DELI SERDANG/POLDA SUMATERA UTARA.
Kasus ini mencuat setelah Sugiarto diduga diminta oleh inisial DR dan beberapa pihak lainnya untuk memberikan kesaksian palsu di hadapan Bawaslu Deli Serdang. Kejadian yang menjadi pokok laporan ini berlangsung pada Selasa, 10 September 2024, sekitar pukul 16.30 WIB di Cafe Mawar, Jalan Umum Medan-Lubuk Pakam, Kelurahan Paluh Kemiri, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang.
“Mereka meminta saya untuk memberikan keterangan yang tidak benar di hadapan Bawaslu. Ini jelas bentuk manipulasi,” jelas Sugiarto kepada wartawan saat diwawancarai.
Menurut Sugiarto, ia merasa permintaan tersebut sangat menekan dan bertentangan dengan nilai-nilai kebenaran yang ia anut. Oleh sebab itu, ia memutuskan untuk menolak secara tegas dan meninggalkan pertemuan di Cafe Mawar. Langkah cepat diambil Sugiarto dengan melaporkan tindakan tersebut ke pihak berwajib demi mencegah hal yang lebih buruk terjadi.













