Langkat, seputaranindonesia.com – Harapan baru mulai menyelimuti kehidupan Timin (65), warga Dusun Bukit Payung II, Desa Kwala Pesilam, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat. Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah yang kondisinya tidak layak huni seorang diri, ia segera memiliki tempat tinggal baru berkat bantuan Pimpinan DPRD Sumatera Utara Ricky Anthony.
Bantuan tersebut diberikan setelah Ricky Anthony memperoleh informasi dari timnya mengenai kondisi Timin yang hidup sebatang kara di rumah yang memprihatinkan. Rasa kepedulian mendorong politisi Partai NasDem itu untuk turun langsung sekaligus memastikan pembangunan rumah segera dimulai.
Pada Minggu, 5 Juli 2026, Ricky Anthony bersama tim serta anggota DPRD Langkat, Ristya Chayani, mendatangi kediaman Timin untuk bertemu secara langsung. Dalam kesempatan itu, mereka menyampaikan rencana pembangunan rumah baru yang lebih layak sekaligus memberikan semangat kepada pria lanjut usia tersebut.
Menjelaskan kepeduliannya terhadap kondisi Timin, Ricky Anthony mengatakan, “Kita sangat prihatin denga kondisi rumah pak Timin yang tak layak huni. Dia tinggal dan hidup sendiri tanpa adanya keluarga. Alhamdulillah, semalam kita sudah masukkan material untuk segera membangun rumah baru baginya.”
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, Ricky Anthony juga menyampaikan harapannya agar rumah baru tersebut dapat memberikan kenyamanan bagi Timin untuk menjalani kehidupan sehari-hari.
“Semoga nanti bapak senang dan nyaman menempati rumah yang baru. Semoga bapak juga sehat selalu dan terus semangat menjalani aktivitas sehari-hari,” ucapnya kepada Timin.
Kehadiran rombongan disambut penuh haru oleh Timin. Ia mengaku bersyukur karena impiannya untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak akhirnya mulai terwujud.
Dengan mata berkaca-kaca, Timin menyampaikan, “Terima kasih banyak pak RA dan bu Ristya. Hanya Allah yang mampu membalas semua kebaikan ini. Saya sangat bahagia dan merasa sangat beruntung atas bantuannya. Sehat-sehat selalu ya pak RA dan bu Ristya.”
Sebagai tindak lanjut, proses pembangunan rumah ditargetkan selesai dalam waktu sekitar enam minggu. Material bangunan untuk pengerjaan tersebut telah mulai dipasok sejak Sabtu, 4 Juli 2026, sehingga pekerjaan dapat segera dilaksanakan.
Program bantuan rumah layak huni seperti ini diharapkan dapat menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang hidup dalam kondisi rentan, khususnya warga lanjut usia yang tidak memiliki keluarga maupun tempat tinggal yang memadai.













