MEDAN, pelitaharian.id – Pemerintah Kota Medan terus berupaya membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu langkah yang ditempuh adalah mendorong penambahan porsi produk lokal di jaringan minimarket modern agar semakin mudah dijangkau masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi jajaran manajemen Indomaret di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Kamis (23/7/2026). Pertemuan itu membahas peluang kerja sama dalam memperkuat pemasaran produk UMKM sekaligus penyampaian undangan kepada Wali Kota untuk menghadiri Indomaret Fun Run 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Agustus di Lapangan Benteng Medan.
Dalam pembahasan tersebut, Rico Waas mengungkapkan bahwa produk UMKM asal Kota Medan yang telah masuk ke rak-rak Indomaret saat ini masih berkisar antara 10 hingga 15 persen. Menurutnya, angka tersebut masih dapat ditingkatkan agar lebih banyak produk lokal memperoleh ruang di pasar ritel modern.
“Kalau bisa ditingkatkan menjadi sekitar 20%. UMKM itu adalah karakter dan identitas kota ini. Kami tentu bangga sekali jika produk-produk UMKM lokal Medan dipajang dan dipasarkan di gerai Indomaret,” kata Rico Waas.
Ia menilai keberadaan produk UMKM di gerai modern bukan hanya memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan identitas dan potensi Kota Medan kepada masyarakat yang lebih luas.
Meski demikian, Rico Waas menekankan bahwa peningkatan jumlah produk harus dibarengi dengan peningkatan mutu. Pemerintah Kota Medan, katanya, akan terus melakukan pembinaan agar pelaku UMKM mampu memenuhi persyaratan yang berlaku di jaringan ritel modern.
“Artinya produk yang masuk harus lolos kurasi ketat, terjamin kualitasnya, serta mengantongi izin resmi seperti BPOM dan sertifikasi halal,” ujar Rico Waas menambahkan.
Pendampingan tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal, mulai dari kualitas produksi, kemasan, hingga kelengkapan legalitas sehingga dapat diterima oleh pasar yang lebih luas.
Selain membahas pengembangan UMKM, pertemuan itu juga menyoroti pelaksanaan Indomaret Fun Run 2026. Wali Kota Medan menyatakan dukungannya terhadap kegiatan olahraga tersebut yang akan menempuh rute sepanjang 4,8 kilometer.
Melihat tingginya minat masyarakat, di mana seluruh kuota sebanyak 6.000 peserta telah habis terjual dalam waktu kurang dari sepekan, Rico Waas meminta panitia memberikan perhatian maksimal terhadap aspek keselamatan dan kesehatan peserta selama kegiatan berlangsung.
“Ambulans harus tetap siaga. Mudah-mudahan acaranya berjalan lancar dan masyarakat merasa senang mengikutinya,” Harap Rico Waas.
Sebagai bentuk dukungan, Wali Kota menginstruksikan Dinas Kesehatan Kota Medan untuk menyiapkan tim medis beserta ambulans di sepanjang lintasan lari maupun di area penyelenggaraan kegiatan.
Sementara itu, Branch Manager Indomaret Yonanta Kusuma menjelaskan bahwa Indomaret Fun Run 2026 tidak hanya menghadirkan lomba lari, tetapi juga berbagai hiburan, pembagian lucky draw, serta stan-stan UMKM lokal yang akan memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha di Kota Medan.













