Medan, seputaranindonesia.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan memulai proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, serta Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, pada Rabu (4/12/2024) malam di Hotel Le Polonia. Ketua KPU Kota Medan, Mutia Atiqah, menegaskan pentingnya transparansi dalam setiap tahapan rekapitulasi.
“Rekapitulasi ini bukan hanya soal menghitung suara, tapi memastikan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi tetap terjaga,” kata Mutia dalam sambutannya.
Proses ini dilakukan di tengah tantangan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di enam kecamatan yang digelar Kamis (5/12/2024). Mutia mengungkapkan, meski PSU sempat menunda penghitungan di tingkat kecamatan, pihaknya optimis semua tahap dapat diselesaikan sesuai jadwal.
“Hari ini kami merekapitulasi hasil dari tiga kecamatan, yakni Medan Barat, Medan Petisah, dan Medan Maimun. Besok, setelah PSU selesai, kita akan rampungkan keseluruhan tingkat kecamatan sebelum lanjut ke tingkat kota,” jelasnya.
Rapat pleno ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Medan, termasuk Kapolrestabes Kombes Gideon Arif Setyawan, Dandim 0201 Kolonel Inf M. Radhi Rusin, dan perwakilan Wali Kota Medan, Rakhmat Adisyah Putra Harahap. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi antara KPU dan pemerintah dalam menjaga kelancaran pelaksanaan Pilkada.
Selain itu, saksi dari pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan serta paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara hadir, bersama dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dari masing-masing wilayah.
Dengan penghitungan suara yang berjalan hingga tingkat provinsi pada 7 Desember 2024, Mutia berharap rekapitulasi ini menjadi wujud nyata transparansi dan akuntabilitas KPU.
“Kami bekerja keras untuk memastikan tidak ada celah dalam penghitungan suara. Transparansi adalah kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi ini,” tutupnya.
Rekapitulasi yang berlangsung hingga beberapa hari ke depan menjadi momen penting untuk memastikan hasil pemilu mencerminkan suara rakyat secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.













