Aksi tanggap cepat Rico Waas kembali dilakukan saat Ebet, warga Lingkungan 8 Silalas, menyampaikan keluhannya. Ebet mengeluhkan birokrasi yang lamban terkait fasilitas publik di lingkungannya.
“Ada 7 lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang mati di tempat kami karena kabel putus akibat hujan. Di belakang Gang Rela juga padam. Kami sudah lapor bolak-balik, dibalas iya, tapi sampai sekarang tidak ada realisasinya,” ujar Ebet, yang juga meminta bantuan prasarana olahraga untuk anak-anak di lingkungannya.
Tanpa menunda waktu, Wali Kota Medan langsung memberikan instruksi tegas kepada jajarannya di lokasi acara.
“Untuk Dinas Perhubungan (Dishub), hari ini juga langsung turun ke lokasi. Beresi semua LPJU yang mati dan perbaiki kabel-kabel yang putus. Jangan ditunda lagi,” tegas Rico disambut tepuk tangan riuh warga.
Terkait lapangan olahraga, Rico menjelaskan bahwa status lahan tersebut bukan milik Pemko Medan. Namun, ia memastikan Pemko akan mencari jalan keluar terbaik. “Untuk baju bola anak-anak, Pemko bisa bantu. Mengenai gawang, akan kami cek dahulu regulasinya. Kalau diperbolehkan dipasang di lahan non-Pemko, akan kami usahakan,” tambahnya.













